Berita Timor Tengah Utara

Bupati Timor Tengah Utara Sebut Pemkab Segera Lauching Pelayanan Kesehatan Gratis

Launching program pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Timor Tengah Utara tersebut, menindaklanjuti penghargaan UHC yang diterima Pemkab TTU

|
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Bupati Timor Tengah Utara, Drs. Juandi David 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Bupati Timor Tengah Utara, Drs. Juandi David memastikan launching program pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kabupaten TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan dilaksanakan pada bulan April tahun 2023 mendatang.

Launching program pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Timor Tengah Utara tersebut, menindaklanjuti penghargaan UHC yang diterima Pemkab TTU beberapa waktu lalu di Jakarta.

Pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Timor Tengah Utara ini, kata Juandi, bisa dilakukan oleh seluruh masyarakat hanya dengan menunjukkan KTP saat berobat di fasilitas kesehatan di Kabupaten TTU.

Baca juga: Bupati Timor Tengah Utara Ingatkan Mantan Kades Ikut Pilkades 2023 Namun Terseret Temuan

"Dalam satu atau dua Minggu ke depan ini, untuk launching atau resmikan bahwa masyarakat bisa menggunakan KTP untuk berobat secara gratis," ucapnya saat diwawancarai POS-KUPANG.COM, Rabu, 29 Maret 2023.

Dikatakan Juandi, dirinya bersama beberapa bupati di Provinsi NTT beberapa waktu lalu ke Jakarta untuk menerima penghargaan UHC yang sukses melakukan pendaftaran terhadap warganya sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Sebanyak 268.000 lebih masyarakat di Kabupaten TTU yang telah terdaftar di BPJS Kesehatan untuk menerima pelayanan kesehatan gratis.

Baca juga: KPU Timor Tengah Utara Gelar Sosialisasi PKPU Nomor 6 Tahun 2023

Sebelumnya diberitakan, Bupati dan Wakil Bupati Timor Tengah Utara sukses merealisasikan janji kampanye perihal pemberian pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara.

Realisasi janji kampanye ini ditandai dengan penyerahan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) atau kesehatan semesta di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Selasa, 14 Maret 2023 lalu.

Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. K. H. Ma'ruf Amin hadir secara langsung menyerahkan penghargaan tersebut.

Bupati Timor Tengah Utara, Drs. Juandi David saat diwawancarai mengatakan, penyerahan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten dan Provinsi di Indonesia yang sukses menginput warga negara masuk dalam program jaminan pelayanan kesehatan nasional.

Baca juga: Kadis PRKPP Timor Tengah Utara Bicara Polemik Sisa Upah Tukang Bangun Rumah di Desa Ainiut 

Pelaksanaan penginputan data warga di Kabupaten Timor Tengah Utara yang masuk dalam jaminan pelayanan kesehatan ini telah mencapai angka 100,14 persen.

"Selain Kabupaten Timor Tengah Utara, ada beberapa di Kabupaten lain di NTT yang terima penghargaan ini," ucapnya.

Ia mengaku bahagia dan bangga pasca menerima penghargaan tersebut. Pasalnya, semua yang dicita-citakan selama ini oleh Pemkab TTU di bawah Pimpinan Juandi David dan Eusabius Binsasi telah terealisasi.

Dikatakan Juandi, pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara ini juga selaras dengan janji kampanye yang tertuang dalam visi-misi Paket Desa Sejahtera.

"Visi-misi janji kampanye kita bahwa, kita berusaha semua masyarakat yang berobat itu hanya menggunakan dan ini sudah terealisasi," ungkapnya dengan semangat menggebu-gebu.

Pasca menerima penghargaan tersebut, kata Juandi, pihaknya akan mencari waktu yang tepat untuk dibahas bersama dan dilaunching di Kabupaten Timor Tengah Utara dalam waktu dekat.

"Karena kita sudah memenuhi syarat untuk berobat hanya menggunakan KTP," tukasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Warga Timor Tengah Utara Temukan Jenazah di Desa Nimasi Bikomi Tengah

Juandi berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara agar tetap semangat. Karena seluruh harapan masyarakat menerima pelayanan kesehatan gratis telah terpenuhi.

"Karena pemerintah tidak mungkin membiarkan masyarakat menerima pelayanan kesehatan dengan mengeluarkan biaya pribadi," ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada OPD terkait dan semua pihak yang telah menyukseskan program ini. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved