Berita Timor Tengah Utara
BREAKING NEWS: Warga Timor Tengah Utara Temukan Jenazah di Desa Nimasi Bikomi Tengah
Jenazah korban teridentifikasi bernama Siprianus Bana Sasi (62) ini pertama kali ditemukan oleh saksi Wilibrodus Sasi yang merupakan keponakan korban
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Seorang pria ditemukan tergeletak tak bernyawa di kebun milik warga di Oeleu, RT/RW 001/001, Desa Nimasi, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur
Jenazah korban yang teridentifikasi bernama Siprianus Bana Sasi (62) ini pertama kali ditemukan oleh saksi Wilibrodus Sasi (yang merupakan keponakan dari korban).
Baca juga: Polres TTU Canangkan Program Gerakan Orangtua Asuh Bagi Anak Stunting
Berdasarkan informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, Kamis, 25 Maret 2023, korban ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh isteri dan keluarga korban sejak Jumat, 24 Maret 2023 sore karena tak kunjung pulang dari kebun.
Kasie Humas Polres Timor Tengah Utara, AKP I Ketut Suta, S. H saat dikonfirmasi membenarkan adanya informasi penemuan jenazah tersebut.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang disampaikan isteri korban, Rosina Lake (58) atau saksi 1 bahwa, korban sewaktu hidup menderita sakit asma yang sudah diidap selama kurang lebih empat tahun.
Baca juga: 30 Unit Rumah di Desa Oepuah Utara, Kabupaten TTU Terdampak Banjir
Korban juga melakukan pengobatan secara mandiri yakni membeli obat sesak napas jenis Neonapasin di Apotek yang dikonsumsi secara rutin setiap kali sakit yang diidap kambuh.
Dikatakan AKP I Ketut Suta, kronologi kejadian bermula ketika pada Jumat, 24 Maret 2023, korban meminta izin kepada isteri korban untuk berangkat ke kebun milik adik kandung korban atas nama Elias Sasi yang berdomisili di Kelurahan Benpasi.
Saat meninggalkan rumah, korban mengenakan baju kaos warna hitam dan celana panjang warna hitam serta membawa sebilah parang dan air minum yang diisi di dalam botol air mineral merk "Aqua" ukuran 800 ml.
Baca juga: Aparat Polres TTU Bekuk Terduga Pelaku Penikaman di Desa Maukabatan
Ketika itu, korban juga tidak membawa bekal makanan dan berpesan kepada isterinya bahwa, ia akan pulang ke rumah pada pukul 14.00 Wita.
Pada pukul 18.00 Wita, isteri korban, Rosina Lake mencari informasi keberadaan korban pada saksi II, Wilibrodus Sasi (keponakan korban). Pasalnya, korban tak kunjung pulang ke rumah, sesuai waktu yang dijanjikan
Wilibrodus kemudian melakukan pencarian di Kebun Oeleu, pasca menerima informasi dari isteri korban namun tidak menemukan korban karena hari sudah mulai gelap.
Pada, Sabtu, 25 Maret 2023 sekira pukul 06.50 Wita, Wilibrodus melanjutkan pencarian terhadap korban dan menemukan korban tergeletak tak bernyawa di TKP.
Saksi, Wilibrodus lalu memberitahukan perihal penemuan jenazah korban kepada para kerabat dan selanjutnya informasi ini diteruskan kepada Unit Intelkam Polsek Miomaffo Timur.
Baca juga: Polres TTU Selidiki Motif Korban FNK Tewas Dalam Sumur
Ia menuturkan, sesaat setelah menerima informasi tersebut, pihak kepolisian Polsek Miomaffo Timur dan Polres TTU bergegas ke lokasi kejadian dan melakukan tindakan kepolisian lalu jenazah korban dievakuasi ke rumah korban.
"Berdasarkan keterangan dari pihak medis, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," tukasnya.
Ia menuturkan bahwa, korban Diduga telah meninggal dunia lebih dari 12 jam. Keluarga korban menerima kematian sebagai sebuah musibah dan menolak melakukan autopsi terhadap jenazah korban (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.