Berita Sikka
Camat Nelle Sikka Cegah DBD Dengan Filosofi Lato-Lato
Pemerintah Kabupaten Sikka melakukan berbagai upaya untuk memberantas Demam Berdarah Dengue (DBD) yang saat ini sedang meningkat.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Pemerintah Kabupaten Sikka melakukan berbagai upaya untuk memberantas Demam Berdarah Dengue (DBD) yang saat ini sedang meningkat.
Salah satunya yakni seperti yang dilakukan oleh Camat Nelle, Drs. Fery H. Dindus yang memberantas DBD dengan filosofi LATO-LATO atau LAKO METO-TOTA METO.
Pada Selasa, 14 Maret 2023, Camat Nelle Drs. Fery H. Dindus, menggelar apel siaga di halaman Gereja Roh Kudus Nelle, yang oleh Tim Terpadu LATO-LATO terdiri dari staf Kecamatan Nele, Kepala Desa dan Perangkat Desa, para Ketua RT/RW, Kampus dan Tim Nakes Puskesmas Nelle, Kader Posyandu dan masyarakat lainnya.
Baca juga: 30 Kasus DBD Awal Tahun 2023, Pemkab Sikka Antisipasi Terjadinya KLB
Dalam arahannya Camat Nelle Drs. Fery H. Dindus menegaskan kepada seluruh warga masyarakat Kecamatan Nelle untuk wajib melaksanakan kegiatan pencegahan dan pemberantasan DBD dengan upaya sosialisasi dan edukasi dengan cara membersihkan lingkungan tempat tinggal, memastikan di tempat tinggal dan lingkungan tidak ada jentik nyamuk.
Dengan filosofi LATO-LATO setiap warga diharapkan untuk selalu pantau dan pastikan pada setiap hari tempat tinggalnya dan fasilitas umum lainnya agar tidak ada jentik nyamuk.
Baca juga: Cegah DBD, Mahasiswa KKN Unwira ‘Door to Door” Bagi Abate
Ia juga mengajak masyarakat untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan menerapkan perilaku 4 M Plus yakni menguras, mengubur, menutup, memantau tempat yang potensial sebagai tempat nyamuk berkembangbiak serta menghindari gigitan nyamuk, menggunakan pemberantas nyamuk dan menggunakan kelambu.
"Komitmen kita adalah bebas DBD dengan 4 M plus," tegas Camat Fery Dindus.
Mantan Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Sikka ini juga menjelaskan upaya penerapan 4M Plus guna memutus rantai perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD harus dilakukan secara rutin minimal satu minggu sekali.
“Metode penerapan 4M Plus ini harus diterapkan secara rutin dan berkala ya, minimal satu minggu sekali,”imbuhnya sembari menghimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan agar tetap bersih sehingga memudahkan dalam pemberatasan sarang nyamuk. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.