Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Minggu 12 Maret 2023, Makna Perjumpaan di Sumur Yakub

Renungan Harian Katolik berikut ditulis oleh RP. John Lewar SVD dengan judul Makna Perjumpaan di Sumur Yakub.

Editor: Agustinus Sape
YOUTUBE/SUARA PAGI RENUNGAN HARIAN KATOLIK
RENUNGAN - RP. John Lewar SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Minggu 12 Maret 2023 dengan judul Makna Perjumpaan di Sumur Yakub. 

Rasa benci serta prasangka buruk yang telah tertanam cukup kuat di kalangan Yahudi, diruntuhkan.

Semua orang adalah saudara dan keluarga. Rekatkanlah persatuan dan kesatuan di antara kita dan jauhkan prasangka buruk terhadap orang lain.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Minggu 12 Maret 2023, Pertemuan yang Mempersatukan

Kedua, Yesus sangat menghargai perempuan. Tuhan Yesus selalu memiliki sikap positif terhadap perempuan. Dalam setiap tindakanNya, Ia tidak pernah membedabedakan antara laki-laki dan perempuan.

Di hadapan Tuhan laki-laki dan perempuan sama. Semua orang sama di hadapan Allah.

Perempuan di depan mata kita bukanlah yang terendah, bukan kelas dua, memiliki kesamaan dan hak.

Oleh karena itu hidup dan keberadaan mereka harus dijunjung tinggi.

Maka hendaklah kita saling menghormati dan menghargai.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 8 Maret 2023, Berharap Total pada Tuhan

Ketiga, banyak orang Samaria menjadi percaya kepada Yesus, bukan saja karena apa yang telah mereka dengar dari perempuan itu, melainkan juga apa yang telah mereka lihat dan dengar sendiri dari Yesus. Bagi mereka Yesus adalah Juru selamat.

Hendaklah iman dan kepercayaan kita kepada Tuhan, tetap teguh, kokoh kuat.

Kontemplasi

Kenangkan kembali semua pengalamanmu ketika anda sedemikian jauh dari Tuhan dan sesama. Berbicaralah kepada Yesus mengenai pengalamanmu itu.

Mohonlah kepadaNya agar Ia menyembuhkan kenangan-kenangan pahit yang berasal dari relasimu yang gagal. Tuhan pasti mendengarkan kisahmu.

Doa

Allah Bapa kami yang Mahabaik dan Maharahim, guna memulihkan segala sesuatu yang telah dikacaukan oleh dosa, maka Engkau mengajar kami berpuasa, berdoa dan beramal.

Dengan rendah hati kami mengakui dosa-dosa kami di hadapanmu. Semoga Engkau berkenan menerima kami lagi serta mengampuni kami.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved