Berita Alor

Dinas Pertanian dan Kodim Alor Tinjau Optimasi Lahan Sawah di Desa Tominuku Alor

pupuk tidak ada, pacul tidak ada, traktor tidak ada, alat-alat pertanian, dan di situ lah pemerintah hadir dan menolong

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO HUMAS KODIM ALOR
OPTIMASI LAHAN  - Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Alor, Yustus Dopong Abora bersama Komandan Kodim 1622/Alor Letkol Inf Amir Syarifudin S.H. meninjau optimasi lahan sawah di Desa Tominuku, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Else Nago

POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Alor, Yustus Dopong Abora bersama Komandan Kodim 1622/Alor Letkol Inf Amir Syarifudin S.H. meninjau optimasi lahan sawah di Desa Tominuku, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor, Kamis, 23 Februari 2023

Mateos Lakama, selaku Kepala Desa Tominuku mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Dandim yang telah hadir meninjau optimasi lahan sawah dan melaporkan jumlah area optimasi.

"Mainang ini kita sudah melaporkan ke Gubernur NTT, sekitar 41 area itu seluruhnya, tapi yang datang kemari sekitar 21  area, yang sementara ini ada yang lahan basah dan lahan kering, dan yang belum dikelola ini sekitar 20 area," ujar Mateos.

Baca juga: NTT Memilih, DPD Nasdem Alor Benarkan Viktor Laiskodat Tak Maju Pilgub 2024

Mateos juga menyampaikan, bahwa lahan yang ada belum dikelola secara maksimal.

"Lahan ini belum dikelola secara maksimal karena ada beberapa penyebab yaitu lahan basah ini sudah pernah digarap oleh warga masyarakat Tominuku, tetapi ada beberapa penyebab tidak dimaksimalkan. Penyebab utamanya itu ada kepentingan perorangan. Kedua masalah debit air itu akan berkurang ketika matahari panas. Ketiga ada yang digarap dan ada yang tidak garap makanya itu yang menjadi lahan penyakit, seperti hama, lahan tikus dan lain-lain," jelas Mateos.

Yustus Dopong Abora, selaku Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, meminta agar masyarakat tidak bergantung pada peredaran beras di kios melainkan menanam sendiri dengan memanfaatkan lahan yang ada.

"Pemerintah akan menolong dan memfasilitasi seperti bibit tidak ada, pupuk tidak ada, pacul tidak ada, traktor tidak ada, alat-alat pertanian, dan di situ lah pemerintah hadir dan menolong," jelasnya.

Yustus mengajak masyarakat agar mengoptimalkan lahan yang ada dengan bantuan Distanbun dan Kodim Alor.

"Hari ini kita ada di lahan ini mencoba untuk mengajak bersama warga masyarakat yang punya lahannya sudah lama terbengkalai kita hidupkan kembali, seperti menanam padi, jagung dan sayuran. Kalau bapak/ mama sudah dapat hasil banyak, kita selaku pemerintah siap membeli, mau berapa Ton pun itu hasilnya, contohnya di Lantoka itu setiap tahun kita membeli 100 Ton," terangnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Oknum ASN Kabupaten Alor Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur

Dandim 1622/Alor. Letkol Inf Amir Syarifudin S.H., angkat bicara tentang kehadiran Kodim Alor sebagai salah satu fasilitator optimasi lahan.

"Kehadiran kita di sini jangan bapak/ ibu takutkan tapi justru menjadi motivasi karena kami datang kesini untuk membantu pemerintahan Daerah. Ketika lahan tidak maksimal diolah maka akan berpengaruh pada pembangunan Kabupaten ini. Kalau Bapak/ ibu tidak maksimal maka beras akan langkah, apa kaitannya, pada saat beras akan langkah makan kita akan datangkan dari luar, pada saat kita datangkan dari luar, makan uang kita keluar pembangunan kita akan terhambat," jelas Dandim.

Dandim juga menjelaskan bahwa kedatangannya sebagai motivasi agar masyarakat sadar akan pentingnya optimasi lahan sawah untuk kebutuhan Kabupaten Alor.

"Jadi kami datang kesini untuk menarik dan mendorong, menarik pada saat apa yang disampaikan kepala dinas, kita akan mendatangi rumah kalau Bapak/ ibu tidak datang di Lahan. Bapak/ibu akan dibantu tenaga teknis lapangan yakni penyuluh pertanian. Pada saat kesadaran itu muncul makan kita bisa merevolusi mental kita, jangan sampai mental- mental kita dijajah, kita harus bangun kesadaran dalam diri untuk mensukseskan program pemerintah, Alor sehat, Alor Pintar, Alor Kenyang," ujar Dandim. (cr19).

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved