Berita Sikka
Sampah Berserakan di Jalan Protokol Kota Maumere
Aroma bau busuk dan menyengat mulai tercium keluar dari tumpukan sampah. Bukan satu atau dua lokasi saja, sampah menumpuk di lokasi-lokasi
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Tumpukan sampah kembali terlihat di sejumlah lokasi di Kota Maumere, Kabupaten Sikka. Mirisnya, tumpukan sampah terjadi tepat di jalan protokol dan di tengah kota.
Pantauan POS-KUPANG.COM, Senin 20 Februari 2023, tumpukan sampah terjadi di Jalan Gelora Kelurahan Madawat Kecamatan Alok. Bahkan tumpukan sampah terlihat mulai berserakan karena tidak di angkut.
Sampah mulai dari sisa kulit durian hingga sampah rumah tangga.
Aroma bau busuk dan menyengat mulai tercium keluar dari tumpukan sampah. Bukan satu atau dua lokasi saja, sampah menumpuk di lokasi-lokasi baru setelah dibersihkan petugas.
Baca juga: 14 Hari Operasi Turangga 2023, Polres Sikka Temukan 295 Pelanggaran
"Ini selalu muncul lokasi pembuangan sampah baru, terjadi tumpukan baru di sejumlah lokasi. Sudah bau busuk," kata seorang warga yang enggan menyebutkan namanya untuk dipublis TribunFlores.com.
Ia menyebut tumpukan sampah yang tak diangkut terjadi di beberapa lokasi. Saat hari libur, sampah akan semakin banyak berserakan hingga ke jalan protokol.
"Kalau tidak diangkut ini berserakan, ada sampai ke jalan-jalan juga. Apalagi kalau kena hujan, bau busuk," katanya.
Ia pun mengaku tidak mengetahui alasan warga membuang sampah di lokasi tersebut.
Baca juga: Crossway Hilang Diterjang Banjir Bandang, Warga Dua Dusun di Pruda Sikka Terisolir
"Ini tidak tahu bagaimana caranya muncul sampah. Kalau malam masyarakat banyak buang sampah di sini dan bikin numpuk," katanya
Ia berharap Pemkab Sikka bisa segera mengambil tindakan. Salah satunya menurunkan tim siaga dan partoli untuk mengurus persoalan sampah di kota Maumere.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sikka, Silvester Saka ketika dimintai tanggapan mengaku persoalan sampah di Kota Maumere memang masih terus ditangani pihaknya.
Akan tetapi dalam mengatasi masalah ini perlu ada kesadaran bersama dari warga termasuk aparat pemerintahan di tingkat bawah seperti lurah dan camat serta RT.
Ia berharap semua pihak jangan saling menyalahkan tapi perlu ada gerakkan bersama menangani sampah di Kota Maumere. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Tumpukan-sampah-di-Kota-Maumere-Kabupaten-Sikka.jpg)