Breaking News

KKB Papua

KKB Papua - Frits Ramandey Soal Nasib Pilot Susi Air: Sebaiknya Dahulukan Negosiasi Bukan Militer

Frits Ramandey Kepala Komnas HAM Papua dan Papua Barat memberi saran ke pemerintah tentang penanganan masalah penyanderaan pilot oleh Egianus Kogoya.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
DAHULUKAN NEGOSIASI - Ketua Komnas HAM PApua dan Papua Barat, Frits Ramandey meminta pemerintah mendahulukan negisoasi ketimbang militer untuk menyelesaikan masalah penyanderaan pilot Susi Air, Philips Mark Merthrtens dari tangan KKB Papua 

"Kelompok Papua menangkap saya dan mereka berjuang untuk kemerdekaan Papua. Mereka minta agar militer Indonesia pulang dan jika tidak mereka tetap menahan saya dan keselamatan saya akan terancam," kata Philip menambahkan.

Merespon fakta tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mengatakan aparat senantiasa mengedepankan dialog dalam menyelamatkan Philip.

Baca juga: KKB Papua – Pilot Susi Air Dianggap Sahabat Egianus Kogoya, Kini Sehat dan Aman Bersama TPNPB


"Masih dilakukan pendekatan dialog atau soft approach yang dilakukan oleh tokoh agama, tokoh masyarakat dan Pemerintah Daerah Nduga," kata Saleh di Papua, Kamis 16 Februari 2023.

Namun, upaya itu memiliki batas waktu. Untuk itu, lanjut Muhammad Saleh Mustafa, aparat tetap menyiapkan upaya penegakan hukum untuk membebaskan sandera.

"Mengingat waktu sudah berjalan beberapa hari, kami dari aparat TNI-Polri juga punya standar operasi yang harus dijalankan dalam upaya penegakan hukum, agar persoalan ini tidak berlarut-larut," ujarnya.

"Apabila telah tiba waktunya, maka TNI-Polri akan melakukan tindakan penegakan hukum secara terukur, terpilih dan terarah," tandasnya. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved