Berita NTT
Cap Go Meh Dipercaya Sebagai Hari Valentine Masyarakat Tiongkok
Atmosfir di mana bulan purnama sedang berlangsung, lampion indah ditangan serta mengenakan pakaian yang menarik.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Perayaan Cap Go Meh dipercaya sebagai hari Valentine masyarakat Tiongkok
Disampaikan Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia atau Permabudhi NTT, Indra Effendy SE pada Sabtu, 4 Februari 2023.
Menurut Indra, Perayaan Cap Go Meh atau hari ke-15 konyan atau Imlek adalah waktu khusus di mana para wanita yang masih jomblo (single) bisa bebas keluar rumah. Jadi peluang untuk bertemu calon suami pun lebih terbuka.
Baca juga: Ormas Pemuda Pancasila Hadir di NTT, Romo Enos : Jika Ada Masalah Mari Bertutur dengan Baik
Harapnya masyarakat tidak lupa, di era lampau, kaum wanita tidak bebas untuk seenaknya keluar rumah, apalagi yang masih muda dan single.
Nah, ini kesempatan bagi mereka untuk bisa keluar rumah dan keluyuran dengan bebas adalah pada hari ke-15 Konyan. Saat keluar rumah, mereka membawa lampion.
Atmosfir di mana bulan purnama sedang berlangsung, lampion indah ditangan serta mengenakan pakaian yang menarik.
Semua ini tentu adalah settingan yang mendukung dan cocok untuk terciptanya beautiful romantic event, bagi terwujudnya kejadian dimana wanita yang masih single menemukan jodohnya.
Dari sisi sini lah mengapa festival pada hari ke-15 ini sempat pula dikenal sebagai hari Valentine-nya masyarakat Tiongkok. Moment untuk merayakan cinta dan affection di antara orang-orang yang memadu asmara.
Baca juga: Cuaca Maritim NTT 5 Februari 2023, BMKG: Waspada,2 Laut di NTT Berpotensi Gelombang Tinggi 4-6 Meter
Seiring dengan perubahan era, aspek romantisme pada hari ke-15 Konyan, sudah menjadi berkurang gregetnya.(dhe)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.