Berita Kota Kupang
Ini Alasan dan Makna Lontong Jadi Makanan Khas Saat Cap Go Meh
Hidangan ini adalah hidangan yang must-eat (harus disantap). Pada masa lampau,bulan pertama pada kalender Imlek dinamai sebagai bulan (yuán)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Signature dish pada perayaan hari ke-15 Konyan atau Imlek ialah tāng yuan alias yuán xiāo.
Hidangan ini adalah hidangan yang must-eat (harus disantap). Pada masa lampau,bulan pertama pada kalender Imlek dinamai sebagai bulan (yuán), malam disebut xiāo.
Tāng yuan atau kalau di Indonesia dikenal sebagai onde / ronde adalah simbol dari bulan purnama yang berarti keharmonisan/keutuhan/kekompakan serta kebahagiaan sekeluarga. Ini adalah esensi dan aspek terpenting dari perayaan hari ke-15 Imlek atau Cap Go Meh.
Baca juga: Harapan Keluarga Lay Pada Perayaan Cap Go Meh 2023
Tampaknya, peranakan Tionghoa yang telah lama bermukim di Nusantara, sangat dipengaruhi selera masakan Indonesia. Dipercaya, lontong Cap Go Meh adalah adaptasi tang yuan suku Tionghoa Indonesia terhadap masakan lokal Indonesia.
Para pendatang Tionghoa pertama kali bermukim di kota-kota pelabuhan di pesisir utara Jawa, misalnya Semarang, Pekalongan, Lasem, dan Surabaya. Hal ini berlangsung sejak zaman Majapahit.
Untuk merayakan Imlek, saat Cap Go Meh, kaum peranakan Jawa mengganti hidangan yuan xiao (bola-bola tepung beras) dengan lontong yang disertai berbagai hidangan tradisional Jawa yang kaya rasa, seperti opor ayam dan sambal goreng.
Baca juga: Perayaan Cap Go Meh Tidak Terlihat Lagi di Kalangan Masyarakat Tionghoa
"Sekarang ini makanan khasnya ya lontong Cap Go Meh, yaitu lontong dengan lauk seperti Kari ayam atau rendang, sayur-sayuran labu, telor bumbu, sambal goreng hati, dan lainnya sesuai keinginan," kata Ketua Walubi NTT, Indra Efendi.
Hidangan lontong Cap Go Meh disampaikan Indra sebagai lambang asimilasi atau semangat pembauran antara kaum pendatang Tionghoa dengan penduduk pribumi di Jawa.
"Kalau di Kupang sini biasanya buat sendiri,"tambah Indra.
Dipercaya pula bahwa lontong Cap Go Meh mengandung perlambang keberuntungan, misalnya lontong yang padat dianggap berlawanan dengan bubur yang encer.
Baca juga: Lontong Cap Go Meh Sotis Hotel Kupang Porsi Keluarga Harga Bersahabat
Hal tersebut karena ada anggapan tradisional Tionghoa yang mengkaitkan bubur sebagai makanan orang miskin atau orang sakit.
"Oleh karena itu, ada tabu yang melarang menyajikan dan memakan bubur ketika Imlek dan Cap Go Meh karena dianggap ciong atau membawa sial," ungkap Indra pada Sabtu, 4 Februari 2023.
Bentuk lontong yang panjang juga dianggap melambangkan panjang umur. Telur dalam kebudayaan apapun selalu melambangkan keberuntungan, sementara kuah santan yang dibubuhi kunyit berwarna kuning keemasan, melambangkan emas dan keberuntungan.
Selamat merayakan hari terakhir (ke-15) dalam rangkaian perayaan Imlèk / Konyan. Semoga semua selalu sehat baik fisik maupun psikis, senantiasa mendapatkan berkat dan berkah, selalu bahagia dan juga rejeki nya tidak pernah putus. (dhe)
Ikuti berita POS -KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Ramalan Zodiak Besok 1 September 2025, Awal Bulan Bawa Keberuntungan Bagi Virgo, Capricorn, Gemini |
![]() |
---|
Harga Emas Hari Ini Minggu, Antam, UBS dan Galeri24 Naik atau Turun? |
![]() |
---|
Pasca Ojol Tewas Dilindas Brimob, Nicholas Saputra Desak Kapolri Listyo Sigit Mundur : Mundur Pak! |
![]() |
---|
Simak 60 Soal Ujian Sekolah dan Kunci jawaban PTS Matematika Kelas 1 Semester 1 Kurikulum Merdeka |
![]() |
---|
Cek Jadwal Kapal Ferry ASDP Kupang , hari ini Minggu 31 Agustus 2025, KMP Cakalang II Kupang-Rote PP |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.