Berita Kota Kupang
Kelurahan Nefonaek Kota Kupang Bangun Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat
rapat bersama dengan masyarakat untuk membahas kegiatan serta rencana pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG -Kelurahan Nefonaek di Kota Kupang akan melakukan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di tahun 2023.
Nefonaek mendapat alokasi Rp 200 juta dari dana kelurahan. Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh, telah menginstruksikan agar pelaksanaan kegiatan harus dimulai awal tahun 2023.
Menanggapi instruksi tersebut, jajaran kelurahan Nefonaek menggelar rapat dengan semua tokoh masyarakat, tokoh agama dan ketua RT dan RW di wilayah setempat.
Baca juga: Pemilu 2024, Anggota DPRD NTT Dari Kota Kupang Patuh Penetapan Dapil Oleh KPU
Rapat digelar pada pekan lalu di Kantor Lurah Nefonaek. Rapat bertujuan untuk melakukan perumusan rencana pembangunan di daerah setempat, yang bermanfaat bagi masyarakat.
Lurah Nefonaek Josephina Ungirwalu, mengatakan, rapat bersama dengan masyarakat untuk membahas kegiatan serta rencana pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Dana kelurahan ini sangat membantu, karena bisa menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat kelurahan. Kalau dengan Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurauan, atau Musrenbang, tentu menggunakan skala prioritas, jadi tidak bisa mengakomodir semua kebutuhan," jelasnya, Jumat 13 Januari 2023.
Lurah Nefonaek mengaku, untuk pembangunan infrastruktur telah disepakati untuk pembangunan jalan dan drainase.
Sementara untuk pemberdayaan masyarakat akan difokuskan untuk pemberdayaan UMKM, terutama pendampingan dan pelatihan menggunakan digital dalam pemasaran.
Baca juga: Harga Tahu Tempe di Kota Kupang Naik Imbas Harga Kedelai Mahal
"Di wilayah Kelurahan Nefonaek banyak UMKM, ada UMKM Bakso Ikan, makanan yang diolah dari bahan dasar kelor yang kemarin dikunjungi oleh Ketua Dekranasda NTT Julie Laiskodat, ada juga UMKM kecil khusus kue dan jajanan lainnya," ungkapnya.
Dia melanjutkan, ada juga UMKM makanan sehat yang sudah bekerja sama dengan Nestle. Menurut dia, anggota DPRD Kota Kupang Theodora Ewalde Taek juga ikut membantu pengembangan UMKM setempat.
Selain itu, ada juga bantuan dari Kementerian yang difokuskan pada pengembangan UMKM.
"Saat ini kita masih menunggu petunjuk teknis atau Juknis, untuk pelaksanaannya," ujarnya.
Josephina berharap agar dana kelurahan bisa berkelanjutan. Dana ini sangat membantu, karena kelurahan diberikan kewenangan untuk mengatur peruntukannya. Kelurahan tentu lebih memahami kebutuhan di wilayahnya.
Anggota DPRD Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek yang juga warga Kelurahan Nefonaek, mengatakan, pembangunan jalan, tentunya kalau menggunakan dana kelurahan tentunya tidak bisa mengakomodir semua kebutuhan.
Stunting di Kota Kupang Ditargetkan Turun 14 Persen |
![]() |
---|
Begini Harapan Juru Parkir di Kota Kupang |
![]() |
---|
DPRD Kota Kupang Sepakat Pengelolaan Parkir Langsung ke Juru Parkir |
![]() |
---|
Sampah di Belakang Betamart Kelurahan Oepura Kota Kupang Mengganggu Warga |
![]() |
---|
Kantor Dinas Sosial Kota Kupang Bakal Dipindahkan ke Kelurahan Fatukoa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.