Rabu, 8 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Senin 2 Januari 2023, Akulah Suara

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul Akulah Suara.

Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
RENUNGAN - Bruder Pio Hayon SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Senin 2 Januari 2023 dengan judul Akulah Suara. 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul Akulah Suara.

Bruder Pio Hayon menulis Renungan Harian Katolik ini merujuk bacaan pertama 1 Yohanes 2: 22-28, dan bacaan Injil Yohanes 1: 19-28, Pesta Santo Basilius Agung dan Gregorius.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Senin 2 Januari 2023 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

 

Ibu Bapak, saudari/a terkasih dalam Kristus.

Gereja hari ini pada hari kedua tahun baru merayakan pesta Santo Basilius Agung dan Gregorius. Uskup dan
pujangga gereja yang banyak membantu gereja menyuarakan kebenaran.

Bacaan-bacaan suci yang kita dengarkan pada hari ini mengajak kita untuk selalu tetap teguh dalam iman dan menyerukan kebenaran iman kita kepada Allah.

Yohanes dalam suratnya yang pertama dalam bacaan pertama menyerukan tentang kebenaran iman kepada Allah ini. Yakni Bapa dan Anak adalah satu.  “Barangsiapa menyangkal baik Bapa maupun Anak, dia itu adalah anti Kristus.”

Kebenaran iman ini harus kita wartakan kepada siapa saja dan inilah yang sejak semula kita dengar dan yang akan kita wartakan sampai kapan pun.

Sekarang sudah waktunya anti Kristus ada dimana-mana. Tugas kita adalah menyuarakan kebenaran tentangn Yesus Kristus Tuhan kita.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 3 Januari 2023, Hidup Kita Dimuliakan Oleh Tebusan Darah Kristus

Itulah yang disampaikan oleh Yohanes Pembaptis. Bukan dirinya yang harus diwartakan tetapi “Dia yang akan datang kemudian daripadaku dan ada di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal.”

Semua orang Farisi itu bertanya tentang status Yohanes Pembaptis dan Yohanes memberi kesaksian tentang siapakah dia sebenarnya. “Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan.”

Yohanes Pembaptis jelas menyerukan tentang Dia yang akan datang itu.

Yohanes menjadikan dirinya “Suara” yang berseru-seru tentang pertobatan untuk menyambut Dia yang akan datang itu.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Senin 2 Januari 2023, Ikut Ajaran yang Benar

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved