Berita Malaka

Pemda Malaka Segera Realisasikan Bantuan Buat Mahasiswa Melalui Program KMC 

Sebelumnya pada tahun 2021 Pemda Malaka sudah merealisasikan program Kartu Malaka Cerdas (KMC) ini buat 500 mahasiswa

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( PPKAD) Kabupaten Malaka, Aloysius Payong Werang 

Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN- Pemerintah Kabupaten Malaka dibawa kepemimpinan Bupati Dr Simon Nahak, S.H, MH dan Wabup, Kim Taolin akan merealisasikan lagi bantuan dana bagi mahasiswa tidak mampu.

Sebelumnya pada tahun 2021 Pemda Malaka sudah merealisasikan program Kartu Malaka Cerdas (KMC) ini buat 500 mahasiswa yang tengah menyelesaikan studi namun terkendala biaya akibat dampak dari pandemi Covid-19.

Sementara untuk tahun 2022 ini kuota bagi mahasiswa sebanyak 200 orang, dan untuk kuota bagi pelajar SMA/SMKA sebanyak 160 orang. 

Baca juga: Polres Malaka Selesaikan 365 Kasus dengan Restorative Justice

Sementara yang melakukan pengajuan permohonan untuk mendapatkan KMC tahun 2022 sebanyak 690 orang yakni untuk kategori Mahasiswaa S1 ada sebanyak 681 orang, S2 4 orang, da D3 sebanyak 5 orang. 

Kepala BPKPD Kabupaten Malaka, Aloysius Werang ketika dihubungi Pos Kupang, Senin 5 Desember 2022 membenarkan hal tersebut. 

"Ia benar, untuk dana bantuan kepada mahasiswa dan pelajar SMA/SMK akan kita launching lagi pada Desember 2022 ini," ucapnya.

Baca juga: Pemkab Malaka Segera Bagikan 350 Kartu Malaka Cerdas buat Pelajar dan Mahasiswa

Dikatakannya, timnya sudah melakukan verifikasi atas pengajuan permohonan untuk mendapatkan KMC tahun 2022 ini. 

Mengapa harus verifikasi supaya memastikan bahwa selain kelengkapan berkas juga mengetahui bahwa yang bersangkutan ini sama sekali tidak menerima beasiswa di kampus atau lainnya. 

"Supaya pada saat pemerintah menyerahkan KMC tidak ada pendobelan. Ini baik karena anak-anak Malaka yang benar-benar membutuhkan bisa semua terakomodir dengan baik," katanya.

Kerja dari tim selain turun langsung ke kampus tapi juga ke rumah yang bersangkutan. Sehingga mengetahui secara langsung kondisi ekonomi dari keluarga tersebut.

"Selain mengetahui keluarga tidak mampu secara ekonomi, juga ke kampus ini untuk tahu secara pasti apakah yang bersangkutan benar-benar menyelesaikan tugas akhir atau tidak," katanya.

Menurutnya, dengan adanya bantuan ini melalui program KMC untuk melancarkan dan mengurangi beban orang tua dalam menyelesaikan tugas akhir di kampus. 

Baca juga: Bank NTT Teken MoU dengan Pemkab Malaka

"Saat ini tim verifikasi sudah mengelola data, dan verifikasi faktual sudah mencapai 80 persen. Kemudian akan dilakukan kajian dan hasilnya disampaikan kepada Bapak Bupati Simon Nahak untuk ditetapkan dengan keputusan Bupati," jelasnya.

Syarat bagi calon penerima KMC khususnya pelajar SMA/SMK mereka yang berprestasi secara akademik yakni juara umum 1, 2, dan 3. Dan juga prestasi non akademik yakni bagi mereka yang kemarin mengikuti Proprov NTT dan mendapatkan perak atau medali emas. 

"Selain itu prestasi non akademik seperti Putri Otonomi Daerah yakni anak Niken Seran yang sudah mengharumkan nama Kabupaten Malaka di Provinsi maupun scara Internasional," tandasnya.

Kemudian untuk kategori bagi mahasiswa sudah dijelaskan Aloysius Werang di atas bahwa mereka berhak dapat KMC adalah mereka sedang menyelesaikan tugas akhir, dan  secara ekonomi kurang mampu atau yatim piatu.

"Kita berharap agar bantuan dana melalui program KMC ini bisa membantu mahasiswa," demikian. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved