Berita Kupang
Forum Madu Tilong Tanam 480 Anakan Pohon Hijaukan Bendungan Tilong
Kehadiran Forum Madu Tilong guna melakukan penanaman pohon buah- buahan hortikultura. Tak tanggung-tanggung pohon yang ditanam mencapai 480 anakan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Ryan Tapehen
POS-KUPANG.COM, OELAMASI- Selama dua hari terhitung tanggal 9-10 November 2022 sepanjang pesisir Bendungan Tilong di Kabupaten Kupang tampak ramai didatangi kelompok Masyarakat Peduli Waduk atau Forum Madu Tilong.
Kehadiran Forum Madu Tilong guna melakukan penanaman pohon buah- buahan hortikultura.
Tak tanggung-tanggung pohon yang ditanam mencapai 480 anakan dengan rincian mangga harum manis 120 pohon, jeruk chokun madu 120 pohon, sukun 120 pohon, dan durian 120 pohon.
Ada 6 keompok masyarakat yang tergabung dalam Forum Madu Tilong ini selaku penerima manfaat dari Proram Community Participatory di Bendungan Tilong.
Adapun 6 Pokmas tersebut yakni Muara berkat dengan jumlah anggota 14 orang, Tirta harapan 17 orang, Molo tuan 18 orang, Nunu Manela 16 orang, Olif tataf 31 orang, dan Lais manekat 26 orang sehingga total 122 orang penerima manfaat.
Baca juga: Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II atau BWS NT II Taken MoU Dengan Pokmas Forum Madu Tilong
Penanaman dilakukan di wilayah Kecamatan Taebenu yang berada di daerah resapan Waduk Tilong yakni dua desa berada di hulu waduk tilong yaitu Desa Bokong dan Desa Baumata Utara.
Dua pokmas melakukan penanaman yang berada Desa bokong yaitu Olif Tataf dan Pokmas Nunuh Manela. Sedangkan Desa Baumata Utara yaitu Pokmas Molo Tuan.
Sementara Kecamatan Kupang Tengah terdapat 3 Pokmas yaitu Pokmas Lais Manekat, Tirta Harapan, dan Pokmas Muara Berkat.
Penanaman itu merupakan tindak lanjut dari program pemberdayaan masyarakat di daerah tangkapan air (DTA) dan daerah sekitar waduk Tilong.
Sebanyak 480 anakan pohon yang sudah ditanam ini merupakan hasil dari MoU yang ditandatangani bersama 23 Agustus lalu antara Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara 2, PIU dan Kelompok masyarakat (POKMAS) Tahun anggaran 2022 dalam mitigasi sedimen dan penganan waduk/bendungan Tilong.
Baca juga: Peduli Bendungan, Forum Madu Tilong Gelar Rapat Evaluasi
Menurut Kasatker OP SDA NT II, Djoniur Doga bahwa pentingnya partisipasi masyarakat dalam mitigasi dan pengawasan Bendungan Tilong.
“Masyarakat berada dekat dengan waduk, lebih tahu dinamika kondisi waduk, bendungan dan lingkungannya, masyarakat merupakan pemanfaat waduk dan sudah selayaknya ikut serta mengamankannya sehingga kapasitas masyarakat sangat besar dibandingkan dengan jumlah staf pengelola bendungan, olehnya perilaku masyarakat sangat menentukan kondisi bendungan dan lingkungannya”, jelasnya
Saat ini saat ini waduk tersebut baru berusia 20 tahun, namun kondisinya kini terbilang memprihatinkan.
Hal ini bisa dilihat dari kapasitas tampungan air yang terus mengalami penurunan setiap tahunnya, dari awalnya bisa menampung 19,7 juta kubik, kini Bendungan Tilong hanya mampu menampung 3 juta meter kubik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/forum-madu-tilong-dan-bws-nt-ii.jpg)