Berita Manggarai Timur

Korban Dugaan Keracunan Makanan di Manggarai Timur Bertambah

informasi data terbaru pada hari ini terkait perkembangan kondisi para korban, termasuk korban yang dirawat di Puskesmas Weleng 5 orang

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
RAWAT- Para korban sendang dirawat di Puskesmas.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Korban yang mengalami diare di Desa Compang Deru, Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur (Matim) yang sedang dirawat di Puskesmas saat terus bertambah. 

Camat Lamba Leda, Longginus Rohos, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis 3 November 2022 menjelaskan, total pasien korban dugaan kontaminasi makanan dan minuman pasca mengikuti kegiatan pesta sambut baru di Stasi Deru, Desa Compang Deru, Minggu 30 Oktober-Rabu, 2 November 2022, berjumlah 55 orang dan 1 meninggal.

Meski demikian, kata Longginus, dari 55 pasien rawat inap itu, untuk sementara 10 diantaranya yang dirawat di Puskesmas Benteng Jawa sudah sembuh sampai dengan kemarin sore. 

Baca juga: Kampung Mondo di Manggarai Timur Diterangi Listrik PLN, Silverius: Terimakasih Bapak Presiden Jokowi

Dan menunggu informasi data terbaru pada hari ini terkait perkembangan kondisi para korban, termasuk korban yang dirawat di Puskesmas Weleng 5 orang, Bea Muring 3 orang dan 6 orang di Puskesmas Mano. 

Longginus juga menerangkan, para korban usai mengikuti pesta sambut baru, Kemudian pada hari Senin 31 Oktober 2022 sekitar pukul 15.00 Wita sore, para korban mulai merasakan diare, mual dan muntah-muntah.

Sedangkan satu orang korban yang meninggal dunia, kata Longginus, memang kondisi kritis dari rumah, sehingga saat dibawa ke Puskesmas Benteng Jawa, nyawanya tak tertolog dimana meninggal pada Senin 31 Oktober 2022 malam sekitar pukul 22.00 Wita. 

Kepala BPBD Kabupaten Manggarai Timur, Petrus Subin, pasca mendapatkan laporan atas peristiwa itu langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan secara emergency bagi para korban. 

Kepala BPBD bersama Dinas Kesehatan juga langsung melakukan rapat darurat bersama pimpinan Forkopimca Lamba Leda guna mengambil langkah konkret untuk penanganan terhadap para korban. Sedangkan terkait hal-hal prinsip dilaporkan kepada Sekertaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Rabu 2 November 2022 kemarin. 

Dalam rapat tersebut, kata Subin menghasilkan sejumlah langkah konkritme diantaranya, BPBD memberikan pasokan air  bersih dari mobil tangki BPBD. Bantuan emergency air bersih itu terhitung mulai dari hari pertama kejadian hingga satu minggu ke depan.

Baca juga: Siswa SMK Cinta Damai Borong Manggarai Timur Observasi ke Obyek Wisata Golo Loni

Selain itu, pasokan perlengkapan spon atau tempat tidur dan perbekalan obat yang disediakan oleh Dinkes Matim dan penangan emergency lainya. 

"Pemerintah harus hadir untuk mendengar keluhan dan kebutuhan masyarakat secara cepat dan tanggap," Ujar Petrus Subin kepada POS-KUPANG.COM, Kamis 3 November 2022.

Kapolsek Lamba Leda, Ipda Aris Ahmad, S.I.Pem bersama anggota dan Camat Lamba Leda, Longginus  Rohos juga turun memantau kondisi para korban, Rabu 2 November 2022 kemarin. 

Usai melakukan pemantauan pasien di Puskesmas Benteng Jawa , Kapolsek bersama anggota juga memantau secara langsung di Kampung Watu Pajung sekaligus mengunjungi rumah salah satu korban yang meninggal dunia akibat terserang diare dan memberikan himbauan serta menyampaikan turut belasungkawa.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved