Berita Timor Tengah Selatan

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Penyidik Polres TTS Segera Layangkan Panggilan ke-3 untuk Bupati

Penyidik Polres TTS akan kembali melayangkan surat panggilan ketiga kalinya untuk Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun atau Bupati Epy Tahun.

Editor: Eflin Rote
POS KUPANG.COM/ ADRIANUS DINI
Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Helmi Wildan, S.H., 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE - Penyidik Polres TTS akan kembali melayangkan surat panggilan ketiga kalinya untuk Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun atau Bupati Epy Tahun terkait kasus dugaan pencemaran nama baik. 

Hal ini dilakukan pihak penyidik Polres TTS setelah dua panggilan sebelumnya, tidak diindahkan Bupati TTS Egusem Pieter Tahun

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Helmi Wildan, S.H., kepada POS-KUPANG.COM, Kamis 29 September 2022 mengatakan, pada panggilan pertama Bupati TTS tidak dapat hadir.

Baca juga: Pemkab TTS Launching Inovasi Kabupaten TTS

Selanjutnya panggilan kedua, hanya dihadiri pengacara Bupati Epy Tahun dan menyampaikan alasan ketidakhadiran Bupati Epy Tahun pada panggilan kedua tersebut. 

Iptu Helmi juga menyampaikan, pihaknya akan segera melayangkan surat panggilan yang ketiga kalinya untuk Bupati Epy Tahun selepas pulang dari Jakarta, karena bupati Epy sedang berada di Jakarta.

Dirinya berharap, panggilan ketiga ini bisa dipenuhi Bupati Epy Tahun. 

Baca juga: Tak Terima Polisi Razia Sopi, Masyarakat Kecamatan Boking Gelar Demo di Kantor Bupati TTS

“Kita lihat kondisi pak bupati, jika sudah ada di Soe, kita akan segera layangkan surat panggilan yang ketiga. Sementara bupati masih berada di Jakarta. Sebelumnya, terhalang pelaksanaan pilkades serentak sehingga belum bisa kita layangkan surat panggilan,” kata Helmi.

Iptu Helmi mengatakan, pihaknya mengutamakan pemeriksaan terhadap Bupati Tahun terlebih dahulu. Dari hasil pemeriksaan Bupati Tahun katanya, baru diagendakan pemeriksaan saksi ahli.

“Kita fokus ke terlapor dulu, dalam hal ini Bupati Epy Tahun,” ujarnya. 

Baca juga: Wakil Ketua DPRD TTS Minta Dandim 1621 TTS Beri Atensi Terhadap Prajurit Saat Laksanakan Tugas

Mengenai adanya Informasi usaha damai di antara terlapor dan pelapor, Helmi mengaku, sempat mendengar informasi itu.  

“Kita sempat dengar informasi itu, tapi kita kembalikan kepada pihak terkait (pihak terlapor dan pelapor),” terangnya. 

Secara terpisah, Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau, selaku pelapor mengatakan, dirinya saat ini masih fokus mengurus pembahasan APBD Perubahan dan Induk 2023. Setelah itu, baru akan dikoordinasikan pihaknya. 

“Saya masih fokus mengurus pembahasan APBD perubahan dan induk, setelah selesai baru dikoordinasikan terkait laporan tersebut,” katanya singkat. 

Diberitakan POS KUPANG.COM pada Rabu 9 Maret 2022, sebanyak 40 anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melaporkan Bupati TTS Egusem Piether Tahun ke Polres TTS terkait pencemaran nama baik.

Anggota DPRD TTS minus Fraksi Golkar mendatangi Polres TTS guna melaporkan Bupati TTS Epy Tahun atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial, Facebook. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved