Belu Terkini
Dorong Perputaran Ekonomi Lokal HIPMI Belu Hadirkan Kupon Belanja UMKM di Car Free Day
Ketua HIPMI Belu, Mario Tannur, menjelaskan pada momentum spesial ini pihaknya berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Atambua
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Belu menghadirkan terobosan baru dalam kegiatan Car Free Day (CFD) terakhir bulan Agustus, yang bertepatan dengan penutupan bulan Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, Sabtu (30/8/2025).
Kegiatan CFD ini dipimpin langsung Bupati Belu, Willybrodus Lay dan Pimpinan Forkopimda, Instansi Vertikal, Pimpinan OPD, dan tamu undangan lainnya.
Ketua HIPMI Belu, Mario Tannur, menjelaskan pada momentum spesial ini pihaknya berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Atambua, Pengadilan Negeri Atambua, dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu.
"Kebetulan, ketiga instansi vertikal tersebut juga merayakan hari ulang tahun di bulan ini sehingga diputuskan untuk bersama-sama menyemarakkan CFD dengan cara yang lebih bermakna," ujarnya kepada POS-KUPANG.COM.
Baca juga: Dinkes Belu Pastikan Tiga Tahun Terakhir Tidak Ada Kasus Campak
Sebagai wujud nyata dukungan terhadap pelaku UMKM, HIPMI Belu menyiapkan kupon belanja.
Kupon tersebut dibagikan kepada peserta jalan sehat maupun masyarakat yang hadir di arena CFD.
Setiap kupon bernilai Rp20.000 dan hanya berlaku selama kegiatan CFD berlangsung di Kartini pada pagi hari.
“Tujuan dari kupon ini sederhana. Pertama, masyarakat bisa lebih mudah berbelanja tanpa harus menggunakan uang tunai. Kedua, secara otomatis kupon akan dibelanjakan di stan UMKM sehingga dagangan mereka lebih laku. Ketiga, pemerintah juga bisa mengukur secara pasti jumlah perputaran uang yang terjadi pada hari ini,” jelas Rio yang biasa disapa.
Dengan cara ini, lanjutnya, para pelaku UMKM merasakan dampak langsung dari semarak CFD.
Baca juga: Merantau ke Belu, Pria Asal Jawa Timur Ditemukan Meninggal di Kamar Kos
Kupon yang dibelanjakan masyarakat kemudian akan ditukarkan kembali oleh UMKM kepada panitia, sehingga sistem berjalan dengan baik dan saling menguntungkan.
Rio menegaskan bahwa HIPMI Belu akan terus mencari inovasi baru agar setiap pelaksanaan CFD bisa menghadirkan nilai tambah, khususnya bagi pengembangan UMKM di Kabupaten Belu.
“Kami ingin CFD bukan hanya jadi ajang olahraga atau hiburan, tapi juga menjadi ruang bagi perputaran ekonomi lokal. Dengan begitu, UMKM kita semakin eksis dan masyarakat pun ikut merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (gus)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.