Berita Timor Tengah Selatan

Wakil Ketua DPRD TTS Minta Dandim 1621 TTS Beri Atensi Terhadap Prajurit Saat Laksanakan Tugas

Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Nikolas Soru meminta Dandim 1621 TTS memberi atensi bagi anggotanya dalam melaksanakan tugas.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/Adrianus Dini
BERI ATENSI - Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Nikolas Soru meminta Dandim 1621 TTS agar memperhatikan prajuritnya saat bertugas 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE - Kasus pemukulan oknum tentara terhadap masyarakat mendapat perhatian dari wakil ketua DPRD TTS, Yusuf Nikolas Soru.

Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Nikolas Soru meminta Dandim 1621 TTS memberi atensi bagi anggotanya dalam melaksanakan tugas.

Hal ini diungkap Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Nikolas Soru lantaran dirinya melihat beberapa waktu terakhir kasus kekerasan oleh oknum tentara terhadap masyarakat sering terjadi di wilayah kabupaten TTS, Rabu, 21 September 2022.

Baca juga: Saling Peluk di Makodim 1621 TTS Akhiri Kasus Dominggus

"Dalam beberapa waktu terakhir sudah pernah terjadi oknum anggota TNI yang bertugas di Kodim 1621 melakukan tindakan anarkis terhadap rakyat Timor tengah Selatan (TTS), padahal setelah ditelusuri harusnya masalah yang terjadi bisa diselesaikan secara baik-baik tanpa harus memukul masyarakat," ungkapnya.

Ia meminta Dandim 1621 TTS untuk bisa mengendalikan anggotanya.

"Untuk keadaan tersebut kami meminta Dandim 1621 TTS sebagai pimpinan di Kabupaten TTS perlu mengendalikan anggotanya agar tidak melakukan tindakan yang tidak menjunjung tinggi hukum, karena Indonesia adalah negara hukum," tambahnya.

Baca juga: Enam Kelompok Tani di Kualin, TTS Terima Bantuan 1.500 Liter Pupuk Cair Program CPCL

Dia menyebut tindakan oleh beberapa oknum dapat mencoreng citra dari TNI.

"Benar bahwa yang melakukan tindakan pemukulan adalah oknum dan tidak semua anggota TNI di TTS. Namun, dari tindakan-tindakan oknum ini, institusi ikut tercoreng dan yang pasti akan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat pada TNI," ucapnya.

Dirinya mengatakan, TNI sebagai sahabat rakyat perlu melakukan pendekatan terlebih dahulu dalam penanganan setiap kasus.

“Kita sering mendengar slogan TNI sahabat rakyat, TNI selalu bersama rakyat. Namun, kalau ada tindakan-tindakan seperti ini, apa arti slogan bersama rakyat TNI Kuat," imbuhnya.

"Sebagai wakil rakyat kami berharap TNI bisa hidup berdampingan dengan rakyat sebagaimana slogan TNI di atas," pintanya. (Cr12)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved