Berita Rote Ndao

BPS Rote Ndao Gelar Rakorda Regsosek 2022, Rote Ndao Siap Mencatat Membangun Negeri

BPS Rote Ndao melaksanakan Regsosek 2022 ini juga, guna menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/MARIO GIOVANI TETI
RAKORDA - Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Armis Saek, Kepala BPS Rote Ndao, Pieter Dikson Balukh, Forkopimda dan pimpinan Perangkat Daerah pose bersama mengangkat tangan melambangkan ST (Sensus Pertanian) usai acara pembukaan Rakorda Regsosek 2022 di Aula Graha Narwastu. Rabu, 28 September 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Badan Pusat Statistik BPS Rote Ndao berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten/ Pemkab Rote Ndao menggelar Rapat koordinasi Daerah atau Rakorda kegiatan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi atau Regsosek 2022, di Aula Graha Narwastu, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalaian, Rabu 28 September 2022.

Acara yang bertajuk mencatat untuk membangun negeri itu merupakan titik awal dari gerakan satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang diharapkan dapat menghasilkan sebuah data akurat, tepat serta validitasnya dapat dipertanggungjawabkan diselenggarakan BPS Rote Ndao.

Selain itu, BPS Rote Ndao melaksanakan Regsosek 2022 ini juga, guna menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan.

Baca juga: Ansy Lema Beri Bantuan Puluhan Ekor Sapi Kepada Kelompok Ternak Ausue di Rote Ndao

Informasi yang komprehensif ini memungkinkan Regsosek menyajikan peringkat kesejahteraan setiap penduduk dan meningkatkan ketepatan sasaran program-program pemerintah.

Kepala BPS Rote Ndao, Pieter Dikson Balukh dalam laporannya mengatakan, perubahan dunia secara dinamis akibat pengaruh politik, ekonomi, dan sosial, termasuk pandemi Covid-19 selama dua tahun lebih menggarisbawahi perlu dikembangkannya suatu sistem perlindungan sosial-ekonomi yang terintegrasi dalam menghadapi berbagai dampak krisis.

Sistem perlindungan sosial, dikatakan Pieter, sangat diperlukan sebagai perbaikan mekanisme pelaksanaan program perlindungan sosial bagi seluruh warga negara berdasarkan kerentanan, agar memenuhi prinsip tepat sasaran, tepat waktu, mudah, akuntabel, dan responsif terhadap kondisi krisis.

Baca juga: Warga Desa Mbueain Rote Ndao Gembira Sudah Nikmati Listrik PLN

"Upaya pengembangan sistem pendataan terintegrasi yang dapat mencakup 100 persen penduduk, dilakukan dengan Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022," ungkapnya.

Menurutnya, perlu adanya koordinasi dan pengumpulan data secara menyeluruh oleh Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah melalui Dinas/Badan, sehingga hasil dari pelaksanaan Regsosek 2022 menjadi milik bersama yang salah satu capaiannya adalah percepatan penurunan tingkat kemiskinan ekstrem dengan penajaman ketepatan sasaran dari program-program bantuan sosial dan jaminan sosial.

"Tujuan dilaksanakan Rapat Koordinasi Pendataan Awal Regsosek di Kabupaten Rote Ndao, agar dapat melakukan persiapan yang matang lewat koordinasi, konsolidasi, dan kolaborasi dari semua pihak terkait," kata Pieter.

Baca juga: FKUB NTT Gemakan Dialog Kerukunan Umat Beragama di Pulau Rote

Dirinya berharap, pelaksanaan Pendataan Awal Regsosek 2022 di Kabupaten Rote Ndao dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Terpisah, dalam sambutan Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Armis Saek menyampaikan, digelarnya Regsosek 2022 merupakan sebuah langkah strategis yang tepat dalam membangun dan memulihkan Indonesia.

"Guncangan saat pandemi Covid-19 yang masif beberapa waktu lalu, menunjukan bahwa perlindungan sosial harus adaptif terhadap kebencanaan, saling terhubung dan terintegrasi antarprogram," kata Armis.

Ia melanjutkan, dalam kondisi bencana dan kedaruratan, kata dia, penduduk rentan harus cepat diidentifikasi dan dibantu. Sehingga, data penduduk yang menyeluruh, lengkap, dan mutakhir, mutlak diperlukan untuk mendukung upaya-upaya penanganan.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved