Berita Rote Ndao

Siswa SD di Rote Ndao Dirumahkan Setelah Dianiaya Guru

Peristiwa penganiayaan oleh guru terhadap Siswa SD Inpres Lalao, Rote Ndao, Justus Klass tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian

Editor: Rosalina Woso
Ilustrasi
ILUSTRASI - Ilustrasi penganiayaan 

Julembris juga meminta pihak kepolisian untuk secepatnya menuntaskan kasus penganiayaan ini,  karena berdampak pada psikis dan masa depan anaknya. 

"Kami serahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk segeea dituntaskan. Kami mencoba untuk menuntaskan kasus ini secara kekeluargaan tapi anak kami malah dirumahkan. Karena itu, sekali lagi saya mohon pak Polisi usut tuntas kasus ini," tegasnya. 

Dia menduga pihak sekolah melindungi oknum guru tersebut dan mengorbankan masa depan anaknya. 

Sementara itu kepala Kepala Sekolah SD inpres Lalao, Viktoria Nalle,  membenarkan telah diambil kebijakan untuk merumahkan siswa tersebut. 

"Karena ini anak buat masalah dan  permasalahannya belum selesai jadi takut timbul masalah baru lagi makanya kami dari pihak sekolah membuat keputusan untuk di rumahkan sementara tapi bukan kasih keluar," jelas Viktorua.

Viktoria juga menjelaskan pihaknya terlebih dahulu sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas PKO Kabupaten Rote Ndao.  

"Saya juga sudah koordinasi dengan Pak kadis lewat telepon," kata Viktoria. 

Menurut Viktoria, pihaknya sudah melakukan pembinaan terhadap oknum guru yang menganiaya siswa. 

"Sebagai atasan saya sudah memberikan pembinaan terhadap pak Joni, Saya berharap yang terbaik saja antara guru dengan para siswa," ungkapnya. (Fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved