Berita Belu

Polemik Program Sertifikasi Guru, Plt Kadis Pendidikan Belu: Sertifikasi Tingkatkan Kesejahteraan

Pemerintah tidak serta merta menghentikan suatu program tanpa kajian yang mendalam dan selalu ada solusi. 

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
SERTIFIKASI GURU - Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Dra. M. Eda Fahik, MM menyatakan tidak setuju jika program sertifikasi dihentikan. Pasalnya, program sertifikasi sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja guru guru dalam mendidik anak bangsa. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG. COM, ATAMBUA - Bupati Belu, melalui Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Dra. M. Eda Fahik, MM menyatakan tidak setuju jika program sertifikasi dihentikan. Pasalnya, program sertifikasi sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja guru guru dalam mendidik anak bangsa. 

Selain itu, program sertifikasi juga dapat meningkatkan kesejahteraan guru. 

"Saya setuju jangan dihentikan  program sertifikasi. Sebagai Plt Kepala Dinas saya mau katakan bahwa dengan adanya sertifikasi dapat memberikan motivasi kepada guru untuk lebih meningkatkan kinerjanya dalam mendidik anak anak Indonesia", ungkap Eda Fahik saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Sabtu 24 September 2022.

Baca juga: Kasat Reskrim Polres Belu Sebut Seorang Anak Dianiaya Oknum ASN Hingga Meninggal

Eda Fahik optimis setiap regulasi yang dikeluarkan itu sudah melalui kajian yang komprehensif dan keputusan yang ditetapkan nanti pasti berpihak kepada guru. Pemerintah tidak serta merta menghentikan suatu program tanpa kajian yang mendalam dan selalu ada solusi. 

"Saya kira ini masih wacana karena tidak semudah itu suatu keputusan dihentikan begtu saja tetapi dikaji lebih jauh berdasarkan penerapan yang selama ini sudah jalankan", tandasnya. 

Sebagai Plt Kepala Dinas, ia selalu memberikan informasi kepada para guru setiap perkembangan kebijakan pemerintah. Dan apabila wacana ini ditetapkan sebagai aturan yang baku maka sebagai warga negara yang baik harus taat asas. 

Baca juga: Kelompok Tani di Belu Dapat Dana Kredit Merdeka Bank NTT

"Apa pun informasi kita akan sampaikan kepada guru. Sebagai warga negara yang baik kita taat asas kalau sudah ditetapkan sebagai aturan. Kita akan  sosialisasi nanti", terangnya. 

Eda Fahik menghimbau kepada para guru supaya tetap semangat bekerja dan biarkan pemerintah berproses mengenai wacana ini. Pada prinsipnya regulasi yang akan dikeluarkan pemerintah pasti berpihak kepada guru. (jen)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved