Korupsi Dana Covid 19

Diduga Korupsi Dana Covid-19, Sekda Flores Timur  PIG Resmi Ditahan Jaksa

Setelah penyidikan, dan berdasarkan  dua alat bukti, maka ketiganya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi itu

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-DOK.KEJARI FLORES TIMUR
DITAHAN- Suasana penahanan Sekda Flores Timur PIG oleh Penyidik Kejari Flores Timur pada Kamis 22 September 2022. Menurut Abdul Hakim selaku Kasi Penkum Kejati NTT bahwa alasan penahanan karena telah memenuhi syarat obyektif dan subyektif penahanan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG-- Penyidk Kejaksaan Negeri Flores Timur telah resmi menahan Sekda Flores Timur PIG dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur Tahun Anggaran 2020.

Sejauh ini Jaksa Kejari Flores Timur telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini.  

Ketiga tersangka tersebut yakni PLT selaku Bendahara Pengeluaran BPBD, AHB selaku Kepala Pelaksana BPBD, dan PIG selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur/ Ex-Officio Kepala BPBD Flores Timur / Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab Flores Timur Tahun 
2020.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis 15 September 2022 lalu. PLT dan PIG, saat pemanggilan pekan lalu tidak hadir sehingga Jaksa hanya menahan AHB. 

Penetapan ketiga tersangka itu berdasarkan, Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Flores Timur Nomor: Print-01/N.3.16/Fd.1/02/2022 tanggal 11 Februari 2020.

Baca juga: BREAKING NEWS : Sekda Flores Timur Tersangka Korupsi Dana Covid-19

Setelah penyidikan, dan berdasarkan  dua alat bukti, maka ketiganya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi itu. 

"Penyidik Kejari Flotim, telah melakukan pemeriksaan terhadap tsk PIG (Sekda/Ex Officio Kepala BPBD/Ketua Gugus Pelaksana Satuan Gugus Penanganan Covid-19 tahun 2020), dan setelah diperiksa, kemudian yang bersangkutan dilakukan penahanan oleh Penyidik Kejari Flores Timur selama 20 hari TMT sejak 22 September 2022 sampai dengan 11 Oktober 2022, dengan Sprint Penahanan Nomor : Print-02/N.3.q6/Fd.1/09/2022, tanggal 22 September 2022," kata Abdul Hakim selaku Kasi Penkum Kejati NTT, Kamis 22 September 2022 di Kupang. 

Ia menyebut, alasan penahanan karena telah memenuhi syarat obyektif dan subyektif penahanan.

Ia merinci PLT selaku Bendahara Pengeluaran BPBD Kabupaten Flores Timur, berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : B- 01/N.3.16/Fd.1/09/2022 tanggal 15 September 2022. AHB selaku Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Flores Timur, berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : B- 02/N.3.16/Fd.1/09/2022 tanggal 15 September 2022.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved