Nelayan Hilang di Ende
Nelayan di Ende Hilang Saat Melaut, Sempat Dilarang Putri Bungsu
Idris Muhammad, salah satu kerabat dekat korban saat ditemui TribunFlores.com di Pantai Ippi mengatakan, saat hendak melaut, anak bungsu
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, ENDE - Seorang nelayan yang diketahui bernama Sarifail Alihusen (46), warga Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, dilaporkan hilang pada Sabtu (11/10/2025) pagi.
Sarifail Alihusen dilaporkan hilang setelah pergi memancing dengan menggunakan sebuah perahu kecil pada Jumat (10/10/2025) sekira pukul 21.00 WITA.
Idris Muhammad, salah satu kerabat dekat korban saat ditemui TribunFlores.com di Pantai Ippi mengatakan, saat hendak melaut, anak bungsu Sarifail Alihusen yang masih duduk di bangku kelas 1 SD sempat melarang sang ayah agar tidak turun melaut pada malam itu.
"Tadi malam itu katanya dia melaut itu sekitar jam 9 lewat, sekitar jam 7 saat masih hujan itu, dia masih di rumah saya dan masih sempat ngobrol dengan ponakan, pas dia pulang mau pulang akhirnya saya bilang besok saja sudah malam cuaca juga hujan, tapi dia pulang, setelah sampai di rumahnya, saat dia kemas-kemas mau turun ke laut, anak bungsunya yang perempuan sempat nangis suruh bapaknya jangan melaut malam itu, biasanya tidak begitu," ungkap Idris.
Bahkan, kata Idris, anak bungsu korban sempat minta ikut bersama sang ayah untuk melaut.
Namun, permintaan anak bungsunya itu tidak diindahkan Sarifail Alihusen dan tetap turun melaut untuk mencari ikan.
"Dia tetap jalan, kita tidak bisa prediksi, mungkin sudah musibah nya beliau, kita sebagai manusia, orang beragama hanya berharap yang terbaik kepada Tuhan, yang lain-lain kami keluarga serahkan kepada yang berwajib," ujar Idris.
Baca juga: BREAKING NEWS: Nelayan Dilaporkan Hilang, Perahu Ditemukan Terbalik di Pantai Ippi
Upaya pencarian Tim SAR Gabungan hingga Sabtu (11/10/2025) siang belum membuahkan hasil.
Sebelumnya diberitakan, informasi awal hilangnya korban disampaikan oleh Samira, warga Kelurahan Tetandara, yang juga menjadi pihak pelapor dalam kejadian ini.
Menurut keterangan Samira, korban diketahui pergi memancing sejak Jumat (10/10/2025) sekitar pukul 22.00 WITA menggunakan sampan berwarna biru di wilayah perairan Pantai Ippi, tepatnya di depan Pelabuhan Pertamina Ende.
Biasanya, Sarifail pulang dari memancing sekitar pukul 10.00 WITA keesokan harinya.
Namun, hingga Sabtu pagi, ia tak kunjung kembali.
Situasi semakin mencemaskan setelah nelayan lain menemukan sampan milik Sarifail dalam kondisi terbalik di perairan Pantai Ippi sekitar pukul 07.00 WITA.
Saat ini, upaya pencarian terhadap Sarifail terus dilakukan. (bet)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/KELUARGA-Idris-Muhammad-salah-satu-kerabat-dekat-korban-saat-diwawancarai.jpg)