Polisi Tembak Polisi

Terbaru Kasus Tewasnya Brigadir J, Komnas HAM Duga Ada Penembak Ketiga Tewaskan J, Putri ?

Para tersangka kasus penembakan yang menawakan Brigadir J hingga kini belum membuka semua infomasi mengenai peristiwa

Editor: Alfred Dama
POS-KUPANG.COM
TAK DITAHAN - Putri Candrawathi tak ditahan seusai diperiksa hampir 12 jam lamanya. Usai diperiksa pada Jumat 26 Agustus 2022 tengah malam, tersangka pembunuhan itu dibolehkan pulang ke rumah. 

POS KUPANG.COM -- Para tersangka kasus penembakan yang menawakan Brigadir J hingga kini belum membuka semua infomasi mengenai peristiwa

Meski sudah dianacam dengan hukuman mati , namun diduga masih ada yang disembunyikan oleh para tersangka

Bahkan Komnas HAM menduga ada pelaku lain dalam penembakan terhadap Brigadir J. Sosok itu tidak menutup kemungkinan adalah Putri Candrawathi

Dugaan Putri Candrawathi berpeluang ikut tembak Brigadir J diungkap Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Baca juga: Anak Buah Ferdi Sambo Berbalik Melawan Bos, Bripka RR Siap Susul Bharada E Jadi Justice Collaborator

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik   menyebut adanya kemungkinan adanya orang ketiga yang menembak Birgadir J selain Ferdy Sambo dan Bharada E.

Dijelaskan Ahmad Taufan Damanik, jika mengacu uji balistik peluru di tubuh korban, maka ada orang ketiga, selain Bharada E dan Ferdy Sambo, yang ikut menembak Brigadir J pada saat kejadian.

“Sambo tidak mengaku, kami temukan bukti dari autopsi dan uji balistik, jenis pelurunya tidak satu dan lebih dari 1 senjata. Bisa jadi, lebih dari dua senjata dan kemungkinan ada pihak ketiga. Ada pihak ketiga dalam penembakan Yosua,” jawab Ahmad Taufan Damanik, dalam acara Rosi Kompas TV, (9/9/2022).

Ahmad Taufan Damanik juga menjelaskan, berdasarkan bukti-bukti senjata yang digunakan leboh dari satu.

"Tak mungkin dari senjata yang satu. Pasti dari lebih dari satu senjata, bisa lebih dari dua senjata. Makanya saya munculkan juga ada pihak ketiga," ujar Taufan Damanik

Baca juga: Bripka RR Berubah Pikiran, Cabut Keterangan Demi Istri Anak daripada Ikut Skenario Ferdy Sambo

"Kalau kita baca keterangan Kabareskrim sebagai sebuah analisis (dugaan pihak ketiga) itu sah-sah saja dia bilang. Tetapi sekali lagi saya ingin penyidik mendalami kemungkinan ada pihak ketiga," tegasnya.

Penembak ketiga ini, dijelaskan Taufan Damanik, merupakan orang yang berada di lokasi saat kejadian penembakan Brigadir J.

Taufan Damanik pun membenarkan jika Putri Candrawathi juga berpeluang menjadi orang ketiga yang ikut melakukan penembakan.

"Iya (termasuk Putri menembak). Makanya saya katakan juga berkali-kali saya mungkin dibaca mungkin record-nya (CCTV) diambil. Saya katakan saya belum begitu meyakini konstruksi peristiwa yang dibuat oleh penyidik sekarang, karena masih bergantung dari keterangan demi keterangan," jelasnya.

Baca juga: Air Mata dan Sumpah Palsunya Tak Mampu Yakinkan Kapolri Listyo, Nasib Ferdy Sambo Berujung Tragis

"Kita mendorong penyidik ini untuk mendalami, jangan hanya terbatas kepada keterangan semata-mata. Mereka katakan ada bukti lain. Sebab begini, ada satu problem yang luar biasa di situ, (yakni) dihilangkannya CCTV di dalam rumah," lanjut Taufan Damanik.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved