Berita Nasional

Bripka RR Berubah Pikiran, Cabut Keterangan Demi Istri Anak daripada Ikut Skenario Ferdy Sambo

Satu per satu fakta tentang pembunuhan Brigadir J kini terungkap satu per satu. Kini Bripka RR mencabut keterangannya dari berkas BAP.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
CABUT KETERANGAN - Bripka RR, salah satu tersangka kasus pembunuhan Brigadir J kini mencabut keterangannya. Ia tak mau menuruti skenario Ferdy Sambo setelah mendengar nasihat sang istri. 

POS-KUPANG.COM - Satu per satu fakta tentang pembunuhan Brigadir J alias Nofryansah Yosua Hutabarat kini terungkap satu per satu.  Kabar terbaru menyebutkan, saat ini Bripka RR alias Bripka Ricky Rizal telah mencabut keterangannya dari Berkas BAP ( Berita Acara Pemeriksaan ).

Bripka Ricky Rizal memutuskan untuk berhenti mengikuti skenario Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan itu, setelah mendengar semua pesan nasihat yang disampaikan sang istri.

Bripka RR juga mencabut keterangannya setelah mendapat dukungan dan semangat dari keluarga. Kini ia tidak mau lagi mengikuti skenario Ferdy Sambo karena hal itu hanya akan menjerumuskannya.

Sebelumnya, Bripka RR dituduh menerima uang Rp 500 juta dari Irjen Ferdy Sambo agar tutup mulut dalam kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Baca juga: Tak Mau Nama Brigadir J Tercoreng, Komnas HAM Desak Polisi Buktikan Pelecehan Seksual Istri Sambo

Namun tudingan itu dibantah oleh Erman Umar, Kuasa Hukum Ricky Rizal.

Erman Umar mengungkapkan, bahwa uang yang diterima kliennya itu bukan uang tutup mulut sebagaimana yang dituduhkan selama ini.

UBAH KETERANGAN
UBAH KETERANGAN -- Bripka RR kini mengubah keterangannya dalam berkas BAP kasus pembunuhan Brigadir J. Ia tak mau lagi membeo pada skenario yang dirancang Ferdy Sambo soal uang tutup mulut.

Dalam berkas BAP ( berita acara pemeriksaan ) yang ia baca, uang tersebut diberikan karena kliennya telah menjaga istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

"Kalimatnya dalam BAP yang saya baca itu 'karena kalian sudah menjaga Ibu'," kata Erman Umar, Kamis 8 September 2022 malam.

Sebelumnya Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, mengungkapkan para ajudan Ferdy Sambo yakni Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf yang merupakan sopir keluarga Sambo, telah menerima uang dari Ferdy Sambo.

Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, uang itu adalah untuk tutup mulut soal kasus pembunuhan Brigadir J.

Dia menyebut, uang yang diberikan kepada Bripka RR itu sebesar Rp 500 juta.

Merespons pernyataan tesebut, Erman Umar, Kuasa Hukum Bripka RR pun marah. Ia menepis tudingan itu dengan mengatakan, tuduhan itu tanpa dasar.

Bripka RR Serba salah

Erman Umar menjelaskan, bahwa dalam kejadian itu, Bripka RR berada dalam keadaan yang serba salah. Bripka RR merupakan korban keadaan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved