Senin, 13 April 2026

Polisi Tembak Polisi

Polri Rilis Video Animasi : Ferdy Sambo Tembak Kepala Brigadir J dari Belakang

Polri merilis video animasi detik-detik penembakan Brigadir J. Ferdy Sambo digambarkan menembak kepala Brigadir J bagian belakang.

Editor: Alfons Nedabang
TANGKAPAN LAYAR
VIDEO ANIMASI - Polri merilis video animasi detik-detik pembunuhan Brigadir J. Ferdy Sambo disebut menembak kepala Brigadir J dari belakang setelah korban jatuh telungkup. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Irjen Ferdy Sambo ternyata ikut menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua alias Brigadir J di rumah dinasnya di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022 lalu. Fakta ini terungkap dalam video animasi detik-detik penembakan yang dirilis oleh Polri.

Dalam video itu Ferdy Sambo digambarkan menembak bagian belakang kepala Brigadir Yosua yang sudah tertelungkup bersimbah darah di lantai samping tangga dekat gudang.

Sambo menghabisi Brigadir J setelah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E lebih dulu menembak bintara Polri sebanyak tiga kali atas perintah Ferdy Sambo.

Akibat tembakan Bharada E yang mengenai bagian dada, tangan hingga wajah itu, Brigadir J akhirnya terkapar bersimbah darah. "17.12.00 WIB: FS (Ferdy Sambo) menembak ke arah Y," tulis narasi dalam video animasi tersebut seperti dikutip, Rabu 30 Agustus.

Sesaat sebelum Brigadir J ditembak, Ferdy Sambo sempat berbicara dengan pengawalnya itu. Awalnya Ferdy Sambo menyuruh Kuat Ma'ruf memanggil Brigadir J untuk menemuinya.

Baca juga: Bharada E Mati-matian Tak Mau Ketemu Ferdy Sambo, Perannya Terpaksa Digantikan Satu Polisi

Brigadir Yosua kemudian masuk ke ruang makan, dan di sana Ferdy Sambo serta ketiga tersangka lainnya sudah menunggu. Saat itulah Ferdy Sambo berkata kepada Yosua: "Kamu tega sekali sama saya! Kamu kurang ajar sekali sama saya!" begitu ucapan Fery Sambo ke Brigadir Yosua.

Setelah itu Ferdy Sambo memerintahkan Bharada E untuk segera menembak Brigadir Yosua. "Woy, kamu tembak, kau tembak cepat. Cepat woy kau tembak!" perintah Sambo ke Bharada E.

Mendengar perintah itu, Bharada E kemudian mengeluarkan tembakan 3-4 kali hingga Brigadir Yosua tersungkur dan tewas di samping tangga depan gudang.

Setelah itu Ferdy Sambo ikut menembak ke arah Brigadir Yosua dan ke arah tembok, tangga, dan lemari, untuk mengelabui seolah-olah terjadi baku tembak.

Setelah menghabisi Brigadir J, Ferdy Sambo lantas menembak ke arah tembok hingga lemari agar kasus tersebut sesuai dengan skenarionya yakni akibat tembak-menembak.

"17.12.00 WIB: FS menembak ke arah tembok tangga dan lemari untuk mengelabuhi seolah-olah terjadi tembak-menembak," lanjut narasi di video itu.

Baca juga: Ferdy Sambo Cs Peragakan 78 Adegan, Terbanyak di Rumah Pribadi, Paling Sedikit di Magelang

Lalu setelah membunuh Brigadir J, Sambo menjemput istrinya Putri Candrawathi yang berada di dalam kamar. Sambo lalu keluar dari rumah.

Putri juga menyusul keluar rumah bersama Kuat Ma'ruf. Lalu, Bripka Ricky yang sudah berada di dalam mobil mengantar Putri pulang ke rumah pribadi.

Narasi yang digambarkan dalam video yang dirilis oleh Polri itu sesuai dengan keterangan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang ikut memantau proses rekonstruksi tewasnya Brigadir J yang digelar pada Selasa 30 Agustus.

LPSK menjadi pengawas eksternal yang dihadirkan Polri dalam rekonstruksi ini bersama Komnas HAM dan Kompolnas. "Iya (Ferdy Sambo ikut menembak). Iya, versinya Bharada E," kata komisioner LPSK Edwin Partogi saat dikonfirmasi awak media, Rabu 31 Agustus.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved