Berita Nasional

Kamaruddin Simanjuntak: Terbongkarnya Rahasia Ferdy Sambo Jadi Biang Pembunuhan Brigadir J

Sampai saat ini, Putri Candrawathi, belum bisa diperiksa baik oleh Timsus Mabes Polri, Komnas HAM maupun LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban).

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
JERAT PELAKU LAIN - Ferdy Sambo menjebak banyak pihak dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Kini salah satu penyidik berpangkat AKBP dijebloskanke sel Mako Brimob karena terbukti terlibat dalam kasus itu. 

Diduga Putri Candrawathi mengetahui informasi soal simpanan Ferdy Sambo dari Brigadir J.

Hal tersebut kemudian memicu pertengkaran antara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Skuad lama yang pro kepada Ferdy Sambo kemudian diduga mengancam Brigadir J.

MENANGIS HISTERIS - Rosti Simanjuntak, Ibunda Brigadir J tak kuasa menahan diri saat meratapi jenazah putranya, Brigadir J saat diangkat lagi dari liang lahat Rabu 27 Juli 2022 pagi.  Ia dipapah keluarga saat tak kuat menahan haru menyaksikan nasib puteranya yang diduga dibunuh secara terencana.
MENANGIS HISTERIS - Rosti Simanjuntak, Ibunda Brigadir J tak kuasa menahan diri saat meratapi jenazah putranya, Brigadir J saat diangkat lagi dari liang lahat Rabu 27 Juli 2022 pagi. Ia dipapah keluarga saat tak kuat menahan haru menyaksikan nasib puteranya yang diduga dibunuh secara terencana. (Tribunnews.com)

“Pengancaman misalnya dari skuad lama yang pro kepada Bapak mengatakan gara-gara Yosua, Ibu jadi sakit katanya, itu terjadi 21 Juni 2022,” katanya.

Kamaruddin pun meminta penyidik untuk menelusuri penyebab sakitnya Putri Candrawathi pada tanggal tersebut.

Baca juga: Oknum Anggota Kopassus Ancam Cari Penembak Brigadir J, Kadispen TNI Angkat Bicara: Itu Hoax

Namun hingga saat ini Putri Candrawathi belum bisa dimintai keterangan.

Sementara itu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengatakan bahwa Putri Candrawathi kini belum pulih secara mental.

Bahkan ditemukan tanda masalah kesehatan jiwa dalam diri Putri.

"Tidak ditemukan adanya risiko keberbahayaan yang dipersepsikan sebagai ancaman dari pelaku kekerasan seksual yang sudah tewas, akan tetapi ditemukan potensi risiko keberbahayaan terhadap diri sendiri," kata Wakil Ketua LPKS Susilaningtyas saat konferensi pers di Kantor LPSK, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (15/8/2022), seperti diberitakan Tribunnews sebelumnya.

Kondisi Putri Candrawathi tersebut berpotensi mengalami gangguan yang berkepanjangan atas peristiwa yang mengerikan atau PTSD.

"Ditandai dengan kondisi psikologis menjadi PTSD disertai kecemasan dan depresi," katanya. (*)

Berita Lain Terkait Brigadir J

Ikuti Berita Pos-Kupang.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved