Polisi Tembak Polisi
Wajah Brigadir Yosua Masih Utuh, Polisi Buka Hasil Autopsi di Pengadilan
Tidak ada tanda-tanda pembusukan di wajah Brigadir Yosua. Kondisi jenazah tidak jauh berbeda dengan kondisi saat pertama kali dimakamkan.
POS-KUPANG.COM, JAMBI - Anwar Pardede, anggota kelompok Pemuda Batak Bersatu (PBB) yang ikut proses ekshumasi atau penggalian makam Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Dia menceritakan pengalamannya saat menggali kembali makam Brigadir J atau Brigadir Yosua, mantan ajudan Kadiv Propam non-aktif Polri, Irjen Ferdy Sambo itu.
Anwar yang ikut terlibat penggalian makam bersama empat rekannya itu mengaku melihat langsung kondisi wajah Brigadir Yosua saat peti mati berhasil diangkat.
Menurut Anwar, saat peti jenazah dinaikkan ke permukaan tanah, peti itu sempat dibuka untuk memberi kesempatan pada pihak keluarga memastikan jenazah itu adalah jenazah Brigadir Yosua.
"Saya lihat langsung saat peti dibuka sebatas lehernya, kondisi wajahnya masih utuh," kata Anwar kepada Tribunjambi.com setelah selesai melakukan penggalian, Rabu 27 Juli 2022 pagi.
Kata Anwar, tidak ada tanda-tanda pembusukan di bagian wajah Brigadir Yosua. Kondisi jenazah tidak jauh berbeda dengan kondisi saat pertama kali dimakamkan.
Baca juga: MENAKJUBKAN! Jenazah Brigadir J Masih Utuh Walau Sudah 16 Hari Dalam Tanah, Ibunda Tuntut Keadilan
Terkait proses penggalian makam, Anwar mengaku tidak menemukan kesulitan. Semua berjalan lancar hingga peti jenazah berhasil dinaikkan setelah proses penggalian yang berlangsung sekira satu jam. Anwar kemudian juga kembali terlibat saat pemakaman ulang jenazah almarhum Brigadir Yosua.
Anwar sendiri mengaku suka rela ikut terlibat dalam proses penggalian ini. Dia terlibat melalui organisasi masyarakat Pemuda Batak Bersatu. "Ya ikhlaslah terlibat di sini. Suka rela dan kami juga sudah dirikan posko selama 6 hari di lokasi makam," katanya.
Sebagai masyarakat dan terlibat langsung dalam proses ekshumasi Brigadir Yosua, Anwar berharap ada titik terang dalam penyelesaian kasus ini.
"Harapan pribadi dan sebagai masyarakat, semoga kasus ini berjalan dengan baik dan bisa segera terselesaikan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia," sebutnya.
Sementara itu di Jakarta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh pihak untuk turut serta mengawasi perkembangan kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
"Saya kira semua kegiatan-kegiatan tersebut tentunya menjadi perhatian publik. Kita minta semuanya ikut mengawasi," kata Sigit di The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu 27 Juli.
Sigit menjelaskan, hasil penyidikan kasus itu juga nantinya bakal diumumkan kepada publik. Hal ini dilakukan untuk membuktikan bahwa penyidikan dilakukan secara transparan.
Baca juga: Akhirnya Terbongkar Kronologi Tewasnya Brigadir J di Rumah Dinas Ferdy Sambo, Begini Kata Bharada E
"Sehingga transparansi, akuntabilitas, dari hasil yang kita harapkan tentunya akan dipertanggungjawabkan ke publik betul-betul bisa berjalan dengan lancar, baik, dan memenuhi rasa keadilan yang tentunya ditunggu oleh publik," ujarnya.
Buka Hasil Autopsi di Pengadilan