KKB Papua

BIADAB! Sosok Ini Yang Mengotaki Pembantaian 11 Warga Sipil di Nduga Papua: 'Dia Pecatan TNI'

Setelah melakukan identifikasi secara cermat, Polda Papua akhirnya menemukan, bahwa yang mengotaki pembantaian di Papua adalah sahabat Egianus Kogeya.

Editor: Frans Krowin
TWITER KEJORA MERDEKA
KKB PAPUA - Ilustrasi anggota KKB Papua siap perang. Panglima Kodap III Ndugama Derakma KKB Papua Egianus Kogoya bertanggungjawab atas pembantaian warga di Kampung Nanggolait, Distrik Kenyam Kabupaten Nduga, Sabtu 16 Juli 2022. 

Total, terdapat 13 orang yang diserang oleh KKB.

Namun, dua di antaranya berhasil selamat dan hanya mengalami luka-luka.

Aksi keji ini diduga didalangi oleh KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya.

"Kami sangat yakin ini kelompok Egianus," kata Direskrimum Polda Papua, Kombes Faizal Ramadhani, Sabtu, dikutip dari Kompas.com.

Pembantaian warga sipil ini bermula saat seorang anggota KKB masuk ke sebuah kios milik H Sabu di Kampung Nanggolait dengan membawa pisau, Sabtu 16 Juli 2022 sekitar pukul 09.40 WIT.

Anggota KKB itu kemudian meminta orang yang berada di dalam kios untuk keluar.

Di dalam kios, anggota KKB itu melakukan perusakan.

Tak lama kemudian, sekitar 20 orang anggota KKB yang membawa 15 senjata laras panjang datang dan berteriak meminta semua laki-laki yang ada di dalam kios untuk keluar.

Setelah itu, lima orang laki-laki dan dua orang perempuan (salah satunya anak kecil) keluar dari kios.

Kemudian dua orang perempuan disuruh masuk kembali ke dalam kios.

Baca juga: Jenazah Korban Kebrutalan KKB Papua Asal NTT Telah Diantar Menuju Kampung Halaman

KKB kemudian memukul dan menembak mati lima orang laki-laki yang ada di kios itu.

Melihat ada kejadian itu, sejumlah warga sipil lainnya ingin menyelamatkan orang yang ada di dalam kios, tetapi justru dipukul dan ditembak hingga seorang meninggal dunia.

Pukul 09.45 WIB, truk milik H Rusdin yang membawa 5 orang warga sipil dihentikan di depan kios milik H Sabu.

KKB kemudian menembak lima orang yang berada di dalam truk itu.

Tiga orang berada di dalam truk, sementara dua orang berada di bak truk.

Sementara dua penumpang lainnya yang berada di bak truk berhasil melarikan diri.

Setelah melakukan pembantaian, sekitar pukul 09.47 WIB, 20 anggota KKB itu melarikan diri.

TNI/Polri yang datang kemudian mengevakuasi para korban.

Baca juga: Reaksi Penjabat Bupati Nduga Terhadap Aksi Keji KKB Papua

Menurut keterangan Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI JO Sembiring, para korban dievakuasi menggunakan helikopter dan pesawat.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui motif KKB melakukan pembantaian ini. (*)

Berita Lain Terkait KKB Papua

Ikuti Berita Pos-Kupang.com di Google News

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved