Warga NTT Tewas Ditembak KKB Papua

Reaksi Penjabat Bupati Nduga Terhadap Aksi Keji KKB Papua

Penjabat Bupati Nduga Namia Gwijangge mengomentari aksi keji Kelompok Kriminalitas Bersenjata atau KKB Papua.

Editor: Alfons Nedabang

POS-KUPANG.COM - Penjabat Bupati Nduga Namia Gwijangge mengomentari aksi keji Kelompok Kriminalitas Bersenjata atau KKB Papua.

Namia Gwijangge menduga pembantaian warga sipil itu dilakukan oleh KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya.

Dia sangat menyesal karena kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Nduga. Selain itu, banyak korban jiwa warga sipil dan warga asli Nduga.

"Saya tidak pernah berbikir bahwa kejadian ini akan terjadi pada warga saya. Ini di luar dugaan kami. Kami tidak pernah mengharapkan ini terjadi lagi," ucap Namia Gwijangge usai memberikan santunan kepada 11 korban pembantaian KKB Papua, melansir Tribun-Papua.com.

"Keluarga kami mencari makan dan hidup serta membantu untuk membangun Nduga menjadi lebih baik tetapi malah terjadi hal ini. Saya sangat sesali kejadian ini terjadi," tambahnya.

Namia Gwijangge juga mengungkapkan kekesalannya karena peristiwa ini terjadi saat dia sedang berusaha membangun Kabupaten Nduga menjadi lebih baik.

Dia dilantik menjadi Penjabat Bupati Nduga oleh Mendagri pada 27 Mei 2022. "Saya masih berusaha membangun Nduga menjadi lebih baik, termasuk pemulihan ekonomi masyarakat," ujarnya. 

Namia Gwijangge mengucapkan turut berdukacita atas peristiwa menimpa 12 warga, dan juga permohonan maaf.

Baca juga: Korban KKB Papua Asal NTT Yohanes Rangkas Sempat Telepon Keluarga Sebelum Meninggal  

Baca juga: Korban Tewas Dibantai KKB Papua Jadi 10 Orang, Termasuk Seorang Pendeta

"Saya serta pemerintah Kabupaten Nduga turut berdukacita dan berterima kasih atas pengorbanannya yang telah membantu membangun Nduga," ucapnya.

"Saya dan pemerintah memohon maaf, karena bagaimanapun jiwa manusia tidak bisa digantikan dengan apapun," sambungnya.

Namia Gwijangge berharap, ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini, kasihan daerah Nduga ini selalu ada masalah.

“Kapan kita bisa maju kalau kacau terus, daerah lain sudah maju. Saya harap ini terakhir dan tidak boleh terulang lagi," keluhnya.

Kemudian terkait kemanan saat ini di Nduga, dia mengaku telah berkoordinasi dengan TNI Polri dan satuan lain yang bertugas di Nduga.

"Kami akan mengambil langkah damai untuk membangun Nduga lebih baik kedepan," katannya.

Sebelumnya, Namia Gwijangge dan Kapolres Mimika bertemu langsung dengan keluarga dan para korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved