Berita NTT Hari Ini
Disdikbud NTT Gelar Apel Hardiknas, Pamer Sejumlah Bakat Pelajar
pada kurikulum ditiap sekolah yang punya keunggulan, akan digenjot untuk peningkatan kompetensi pada bidang itu
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) NTT menggelar apel peringatan hari pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman kantor Disdikbud NTT, Kota Kupang, Jumat 13 Mei 2022 pagi. Apel dihadiri anggota sekaligus bunda Paud NTT, Julie Sutrisno Laiskodat.
Dalam acara nasional ini, sejumlah bakat dari dari pelajar sekolah menengah atas (SMA) dipamerkan dalam mengisi acara usai apel. Diantaranya, penampilan drumband, pencak silat dan cabang olahraga lainnya, hingga tarian dipamerkan dalam momentum acara tahunan itu.
Peserta dari tiap sekolah, diberi kesempatan untuk menampilkan bakat pelajarnya. Sejumlah atraksi pun ditunjukkan dalam pagelaran ini. Unjuk kebolehan dari peserta didik itu, sebagai untuk memberi kesempatan bagi para pelajar di Kota Kupang, ketika situasi pandemi mulai dilonggarkan.
Baca juga: Kepala BP2MI Beberkan 3 Penyebab Utama CPMI Berangkat Secara Non prosedural
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas setempat, Hendriana Laiskodat, menyampaikan, peringatan hardiknas, Disdikbud mengajak seluruh sekolah mengikuti apel. 22 sekolah mengikuti apel secara zoom dan sekolah lainya mengikuti secara live streaming. Pukul 07.00 Wita, masing-masing sekolah mengikuti upacara di sekolah masing-masing, dan pada pukul 08.00 mengikuti upacara bersama.
Semua peserta upacara dari tiap sekolah, kata dia, wajib menggunakan pakaian adat. Tujuannya untuk melestarikan budaya, sejalan dengan indikator yang dimiliki oleh Disdikbud.
Pesan penting dari acara ini ialah, setelah pandemi berakhir, namun tidak menyurutkan niat dan semangat untuk terus belajar. Ini juga sesuai dengan tema Hardiknas tahun ini yakni pimpin pemulihan untuk merdeka belajar. Menurut dia, progam merdeka belajar ini, dikembalikan ke siswa itu sendiri dalam pembinaannya.
Baca juga: Coffee Morning Bersama Wali Kota Kupang, Kadin Sebut Wajah Kota Kupang Berubah
Dia mencontohkan, pada kurikulum ditiap sekolah yang punya keunggulan, akan digenjot untuk peningkatan kompetensi pada bidang itu. Sehingga, talenta dari pelajar terus diasa.
Sementara itu, Julie Laiskodat dalam kesempatan itu menyampaikan, sebelum acara hardiknas memang sudah dirinya sudah diajak untuk menjadi juri dalam sebuah ajang lomba yang digelar. Lomba yang dimaksud adalah kreasi pakaian adat dari siswa-siswi.
"Memang salah satu program dekranasda adalah tenunan. Jadi mars dan yel-yel sangat luar biasa," kata dia.
Dengan kegiatan yang dimulai oleh Disdikbud ini, menurut anggota DPR RI itu, agar ragam kegiatan pun harus mulai dimunculkan dengan melandainya pandemi covid-19 ini. Ia mengapresiasi langkah dari dinas pendidikan yang melakukan kegiatan dengan segala keterbatasannya.
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cegah Karhutla di Pulau Timor
Istri dari Gubenur Viktor Bungtilu Laiskodat itu menerangkan, hardiknas tidak hanya diperingati sebagai seremonial semata. Tetapi, harus ada ruang dan kesempatan yang diberikan kepada para pelajar untuk mengembangkan bakatnya. Pemerintah tentu siap untuk mendukung itu.
Pelajar juga diingatkan untuk rajin membaca agar memproteksi diri, dan mampu bersaing dengan orang lain. Minat baca di NTT, kata Julie, sangat tinggi. Namun, kendala utama ada pada infrastruktur pendukung. Untuk itu, dukungan dari pemerintah harus ada memberikan support bagi pelajar.
"Saya punya cita-cita agar NTT menjadi provinsi literasi," ujarnya.
Saat ini, dua kabupaten yang bergerak dalam peningkatan literasi. Lembata dan Nagekeo adalah dua kabupaten yang tengah ditingkatkan infrastruktur literasi. Sementara, untuk daerah lain akan digerakkan tahun ini peningkatannya.
Baca juga: Kepsek SMPK Adisucipto Kupang Sebut Momentum Hardiknas Sebagai Semangat Baru Untuk Berubah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/hendriana-laiskodat-saat-memimpin-upacara-apel-hardiknas.jpg)