Breaking News
Kamis, 4 Juni 2026

TTS Terkini

DPC PP-PAUD TTS Gelar Parade Busana Daur Ulang PAUD di Kabupaten TTS

Kehadiran para pendidik yang mendampingi anak anak di atas panggung merupakan representasi dari peran guru sebagai teladan dan motivator

Tayang:
Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/POS-KUPANG.COM/MARIA VIANEY GUNU GOKOK
LOMBA BUSANA - Suasana Parade Busana Daur Ulang yang digelar DPD PP PAUD Kabupaten Timor Tengah Selatan di Aula Mutis, Kantor Bupati TTS, Rabu (3/6/2026). 

 

Ringkasan Berita:- Kegiatan ini dalam rangka peringatan Hari Kartini, Hari Pendidikan Nasional dan Hari Anak Nasional
- Bupati TTS, Eduard Markus Lioe memberi apresiasi kepada penyelenggara kegiatan
- Kegiatan ini merupakan bagian dari mendidik anak menjadi pribadi yang merdeka dan inovatif

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok

POS-KUPANG.COM, SOE - Peringatan tiga hari besar nasional, yaitu Hari Kartini, Hari Pendidikan Nasional dan Hari Anak Nasional, Ketua PP PAUD Kabupaten Timor Tengah Selatan bersama jajaran menggelar parade busana daur ulang tingkat PAUD

Kegiatan yang berlangsung di Aula Mutis Kantor Bupati TTS, Rabu (3/6/2026) ini merupakan momentum yang sangat strategis dan menjadi satu wadah edukasi kreatif yang inklusif. Tema yang diusung adalah 'kolaborasi kreatif guru dan anak, cinta lingkungan sejak dini'. 

Bupati TTS, Eduard Markus Lioe menyampaikan bahwa kehadiran para pendidik yang mendampingi anak anak di atas panggung merupakan representasi dari peran guru sebagai teladan dan motivator. 

"Kolaborasi ini sangat penting dalam membangun fondasi kepercayaan diri anak serta mempererat ikatan emosional yang mendukung proses belajar mengajar yang harmonis di satuan paud masing masing," ungkapnya. 

Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif penggunaan bahan daur ulang dalam kegiatan parade busana ini. Baginya, hal ini merupakan langkah konkret dalam implementasi pendidikan karakter berbasis lingkungan. 

"Melalui pemanfaatan limbah menjadi busana yang bernilai seni, kita sedang juga mengajarkan prinsip penatalayanan alam kepada generasi penerus sehingga anak anak Timor Tengah Selatan tumbuh dengan kesadaran bahwa menjaga kelestarian lingkungan adalah bagian dari tanggungjawab kewarganegaraan dan iman," ungkapnya. 

Dia mengatakan, kegiatan ini bersifat non kompetisi atau bukan perlombaan. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada semua anak yang berani tampil berekspresi sebagai penyaluran minat, bakat dan talenta. 

"Kita perlu dimotivasi sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang merdeka dan inovatif. Kepada Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan, Ketua DPC PP-Paud serta segenap panitia dan pinak pihak terkait saya ucapkan terimakasih atas usahanya dalam menyelenggarakan kegiatan parade busana ini," jelasnya. 

Ia mengajak semua pihak untuk terus mendukung tumbuh kembang anak anak dengan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan penuh kasih sayang. 

Kegiatan parade berlangsung lancar. Setiap peserta menampilkan hasil kreasi busana daur ulang secara bergiliran, didampingi oleh guru pendamping. 

Hadir pula kegiatan ini Sekretaris Kabupaten TTS, Asisten Sekda, Ketua TP-TKK Kabupaten TTS, Ketua Darma Wanita Kabupaten TTS dan lainnya. 

Kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini bukan saja proses pembelajaran searah melainkan sebuah sinergi dalam membangun kebersamaan untuk menghasilkan pengetahuan, keterampilan dan sikap karakter menghargai lingkungan sekitar yang terus diperbaharui. (any) 

 

 

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved