Berita Kota Kupang Hari Ini

Kepsek SMPK Adisucipto Kupang Sebut Momentum Hardiknas Sebagai Semangat Baru Untuk Berubah

SMAK Sint Carolus mengikuti upacara dengan mengenakan busana adat. Mereka tampak antusias mengikuti jalannya upacara

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG/BERTO KALU
Kepala Sekolah SMPK Adisucipto Penfui Kupang, Rm. Yonatas Kamlasi Pr.,S.Fil, M.M 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kepala Sekolah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Katolik Adisucipto Penfui Kota Kupang Rm. Yonatas Kamlasi Pr.,S.Fil, M.M menyebut perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sebagai momentum untuk siap berubah. 

"Kita menghadapi suatu situasi yang menuntut kita untuk berubah. Pemerintah melalui Kemdikbudristek telah mengeluarkan program merdeka belajar, maka kita sebagai komponen yang bekerja di bidang pendidikan harus siap untuk berubah, " ungkap Rm. Yonatas, Jumat 13 Mei 2022.

Rm. Yonatas mengatakan, salah satu buah perubahan dalam lingkungan SMPK Adisucipto ataupun lingkungan pendidikan St. Yoseph Pekerja Penfui dalam momentum Hardiknas adalah berubah untuk kembali pada budaya masing-masing dan mau hidup dalam budaya itu. 

Baca juga: Pengelola PAUD di Manggarai Timur Diberi Sosialiasi Penggunaan Dana BOP Tahap 1 Tahun 2022

Sebab menurutnya, budaya adalah akar yang bisa memberi kekuatan untuk berubah tanpa tergelincir dalam suatu perubahan. 

"Semoga gerakan perubahan itu menjadi suatu kesadaran kita bersama untuk membawa Indonesia yang lebih baik di waktu yang akan datang, " ujarnya. 

Rm. Yonatas menambahkan, pada upacara memperingati Hardiknas di SMPK Adisucipto berlangsung meriah. Seluruh guru beserta siswa-siswi datang mengenakan busana adat dari daerahnya masing-masing. 

Hal itu menurutnya merupakan wujud dalam menjalankan program merdeka belajar dengan mengajarkan kepada seluruh guru dan siswa untuk selalu mencintai budayanya. 

Baca juga: Peringati Diknas dan Hari Kebangkitan Nasional, MKKS Borong Gelar Aneka Lomba

"Saya bersyukur anak-anak datang dengan kepercayaan diri untuk mengenakan busana adat, itu merupakan buah dari pendidikan, dia menunjukkan ciri khasnya dari busana adat itu, " jelas dia. 

Upacara memperingati Hardiknas di lingkungan pendidikan St. Yoseph Pekerja Penfui berlangsung meriah. Siswa-siswi serta para guru dari SDK St. Arnoldus, SMPK Adisucipto, dan SMAK Sint Carolus mengikuti upacara dengan mengenakan busana adat. Mereka tampak antusias mengikuti jalannya upacara meski di bawah terik matahari. 

Seusai menggelar upacara, acara dilanjutkan dengan pertunjukan oleh para siswa-siswi SD-SMA, mulai dari paduan suara, pembacaan puisi, pertunjukan bela diri, hingga display drum band oleh siswa-siswi SMPK Adisucipto sekaligus menutup seluruh rangkaian acara.

Baca juga: Akui Pelaku Alami Gangguan Mental, Keluarga Kasus Pengrusakan ATM BNI di Labuan Bajo Minta Maaf

Diketahui peringatan Hardiknas sendiri seharusnya dirayakan pada tanggal 2 Mei lalu, namun karena bertepatan dengan hari libur lebaran Idul Fitri Kemendikbud menunda peringatan Hardiknas diperingati setelah kegiatan di sekolah kembali berlangsung.

Berita Kota Kupang Hari Ini

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved