Berita Manggarai Timur Hari Ini

Air Terjun Kembar Gajah Menambah Daya Tarik Desa Wisata Colol, Manggarai Timur

Disebut air terjun Kembar Gajah karena terdapat dua air terjun yang mengapit bebatuan dengan bentuk mirip belalai

Penulis: Robert Ropo | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
AIR TERJUN - Air terjun kembar gajah di Desa Colol, Kabupaten Manggarai Timur 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Selain terkenal dengan kopinya yang khas dan enak, di Desa Wisata Colol, Kabupaten Manggarai Timur, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) juga tersimpan daya tarik geowisata di sungai Wae Nunung yang melintasi wilayah desa itu.

Daya tarik utama geowisata Wae Nunung antara lain yakni  salah satunya air terjun Cunca Tenda yang sering juga disebut Air Terjun Kembar Gajah (Elephant Twinn Waterfall). Disebut air terjun Kembar Gajah karena terdapat dua air terjun yang mengapit bebatuan dengan bentuk mirip belalai gajah.

Ketinggian air terjun ini diperkirakan sekitar 30 meter dengan debit air yang cukup besar. Percikan air dari pancuran air terjun itu makin menggoda. Tebing batu dan hamparan tanaman kopi di sekeliling air terjun itu makin terhipnotis mata Anda. 

Baca juga: Kronologi Anggota TNI dan Polri Diserang KKB Papua Saat Amankan Ibadah Minggu Gereka

Bentuk batu yang menyerupai gajah dan air terjun kembar yang mengalir di sisi kiri dan kanannya menjadikan air terjun ini bisa menjadi icon baru Desa Wisata Colol. Selain keunikan bentuknya, salah satu kelebihan air terjun ini adalah debit air yang stabil sehingga dapat dinikmati sepanjang tahun.

Albertus Jehamin, Staf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kabupaten Manggarai Timur,  Selasa 3 Mei 2022 menuturkan, air terjun Kembar Gajah ini merupakan aset dan potensi wisata Desa Wisata Colol yang harus diangkat dan dipromosikan menjadi daya tarik wisata agar membawa dampak positif bagi masyarakat Colol. 

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Albertus, Pemerintah Desa Colol bersama kelompok Sadar Wisata telah membangun akses jalan yang aman, nyaman serta tengah menyiapkan lokal guide sebagai pemandu wisata. Di samping itu perlu dilakukan promosi agar daya tarik wisata ini semakin dikenal. 

Baca juga: Mengenal Penyakit Diabetes Melalui Gejala Pada Kaki dan Mata

Lanjut Albertus, pada ajang ADWI (Anugerah Desa Wisata Indonesia) Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Desa Wisata Colol meraih prestasi 300 besar dari 1.831 desa wisata di Indonesia, salah satunya karena mengangkat potensi Air Terjun Kembar Gajah ini.

Air Terjun Kembar Gajah ini bagaikan surga tersembunyi di Desa Wisata Colol. Air terjun ini terletak di Dusun Racang, Desa Colol. 

Jika dari Borong, Pusat Ibu Kota Kabupaten Manggarai Timur, Anda mengikuti jalan nasional Flores Borong-Ruteng dengan jarak sekitar 25 Kilometer dengan badan jalanya cukup mulus. Sesampai di Kampung Bealaing, Anda belok kanan mengikuti ruas jalan provinsi Bealaing-Mukun. 

Baca juga: HIPMI NTT Sambut Gembira Terpilihnya Ramos Horta Sebagai Presiden Timor Leste

Sesampai di pertigaan Dangka Bangka Anda kemudian mengikuti ruas jalan Kabupaten menuju Colol-Watunggong. Di ruas jalan yang Anda lalui ini memang sedikit terganggu karena sebagian badan jalan rusak.

Setelah tiba di Desa Colol, ada papan penunjuk Informasi Agrowisata Colol. Kemudian Anda belok kiri mengiikuti jalan menuju rumah adat Colol.

Sesampai di rumah adat Colol, lalu Anda mengikuti jalan menuju Kampung Racang. Setelah sampai, Anda kemudian parkirkan kendaraan lalu menyisiri jalan setepak menuju air terjun ini. 

Baca juga: Pedagang Raih Omset Jutaan Rupiah Selama Turnamen Pekan Suci Mukun Manggarai Timur 

Untuk sampai ke air terjun ini mempunyai 2 jalan alternatif dimana jika Anda ingin menyisiri sungai Wae Nunung yang indah dengan jerninya air, maka Anda akan menempuh perjalanan kaki sedikit lebih jauh sekitar kurang dari 2 Km.

Aktivitas penelusuran sungai Wae Nunung bisa menjadi pilihan atraksi sebelum mencapai Air Terjun Kembar Gajah
Selain itu pengunjung dapat berenang di Sungai Wae Nunung yang masih bersih dan alami. Medan yang cukup menantang sepanjang sungai akan terbayar saat tiba di air terjun yang sungguh memikat. 

Selain itu jika Anda ingin langsung ke air terjun maka Anda akan menyisiri jalan setapak tidak sampai 1 Km. Selama perjalanan Anda akan terhibur dengan indahnya hamparan kebun kopi. (*) 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved