Berita Belu Hari Ini

Dubes RI Untuk Timor Leste dan Kepala Imigrasi Atambua Bahas Dua Isu Penting

Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Timor Leste, Okto Dorinus Manik melakukan dialog singkat dengan Kepala Imigrasi Atambua,

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Timor Leste, Okto Dorinus Manik dialog singkat dengan Kepala Imigrasi Atambua, K.A.Halim di PLBN Motaain, Minggu 13 Maret 2022. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Timor Leste, Okto Dorinus Manik melakukan dialog singkat dengan Kepala Imigrasi Atambua, K.A.Halim di PLBN Motaain, Minggu 13 Maret 2022.

Ada dua isu penting yang dibahas yakni, isu lonjakan pelintas batas ilegal menjelang kegiatan ulang tahun ke-100 PSHT di Indonesia dan lonjakan pelintas pengguna visa rute Dili-Motaain-Wini-Oecusse (PP) menjelang pemilihan umum presiden Timor Leste.

Kepala Imigrasi Atambua, K.A Halim mengatakan hal ini kepada Pos Kupang. Com, Minggu 13 Maret 2022. 

Dikatakannya, Dubes RI, Okto Dorinus Manik bersama istri serta didampingi 23 delegasi tiba di PLBN Motaain pukul 09.00 WITA, dilanjutkan dengan dialog bersama kepala Kantor Imigrasi Atambua bersama tim. 

Dubes RI didampingi Atase Imigrasi, Eben Rifqy Taufan, Atase Pertahanan Kolonel CHB Yunianus Simamora dan Atase Polri Kombes Pol. Gaspar Mikel da Costa. 

Baca juga: Liga 1: Daftar Nama Pemain Persib Digelentorkan Robert vs Madura United, 3 Gelandang Serang Lokal

Sementara tim dari Kantor Imigrasi Atambua dipimpin K.A. Halim selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, didampingi Kepala Seksi Lalintalkim, Revi Arinal Hakim, Superviser PLBN Motaain, Oktorius Kolo dan asisten Superviser PLBN Motaain, Jose Pinsu Marsal.

Dalam dialog singkat, lanjut Halim,  Dubes dan Imigrasi Atambua membahas isu PSHT yang akan melaksanakan kegiatan ulang tahun ke-100 di tahun 2022.

Menjelang hajatan ini dikhawatirkan akan terjadi lonjakan pelintas ilegal dari Timor Leste seperti yang terjadi tahun 2021. Sebab, anggota PSHT di Timor Leste tergolong banyak. 

Terhadap hal ini, Dubes RI mengatakan, secara diplomasi isu tersebut telah disampaikan agar Pemerintah Timor Leste sebaiknya meresmikan PSHT dan perguruan silat lainnya sehingga dapat melaksanakan kegiatan di Timor Leste hanya dengan mengundang maha guru dari Madiun (Indonesia). Melalui pola ini, anggota PSHT asal Timor Leste tidak harus datang ke Indonesia. 

Dubes RI juga menyampaikan tentang jadwal pemilihan umum Presiden Timor Leste berlangsung 19 Maret 2022. Menjelang pesta demokrasi ini diperkirakan terjadi peningkatan pelintas di perbatasan yang rutenya Dili-Motaain-Wini-Oecusse (PP). Oleh karena itu, pintu perbatasan dapat dibuka secara normal dengan diberlakukan Visa on Arrival (VoA) khusus RDTL-RI dalam waktu tertentu. 

Baca juga: Warga Minta Pemerintah Bangun Tembok Penahan Jalan Atambua-Atapupu

Menurut Halim, setelah dialog singkat, Duta Besar RI bersama rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Oecusse RDTL. (jen). 

Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Timor Leste, Okto Dorinus Manik dialog singkat dengan Kepala Imigrasi Atambua, K.A.Halim di PLBN Motaain, Minggu 13 Maret 2022.
Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Timor Leste, Okto Dorinus Manik dialog singkat dengan Kepala Imigrasi Atambua, K.A.Halim di PLBN Motaain, Minggu 13 Maret 2022. (POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved