Berita Manggarai Barat Hari Ini
Perumda Wae Mbeliling Pastikan Layanan Air Bersih 24 Jam dari SPAM Wae Mese II
Proyek tersebut sedang dikerjakan dan diproyeksikan akan selesai pada 31 Desember 202
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Direktur Perumda Wae Mbeliling Mabar, Aurelius H. Endo memastikan pelayanan air bersih 24 jam dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Wae Mese II.
Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Kantor Bupati Manggarai Barat (Mabar), Selasa 1 Maret 2022.
"Sudah selesai, tetapi untuk membuktikan apakah sudah benar-benar selesai nanti PHO, ke depan air harus siap 24 jam, pelanggan buka keran, air langsung keluar konsep kami pengelola, untuk Labuan Bajo pelayanan air 24 jam," katanya.
Baca juga: Covid-19 di Manggarai Barat Tambah 60 Pasien Baru
Endo menjelaskan, SPAM Wae Mese II dengan kapasitas air yang dihasilkan sebesar 100 liter air per detik akan diserahkan kepada Pemda Mabar dalam Maret 2022.
Menurutnya, SPAM Wae Mese II akan sangat membantu pemerintah, terlebih bagi 5.868 sambungan langganan Perumda Wae Mbeliling saat ini.
Saat ini, pelayanan air bersih menggunakan SPAM Wae Mese II dengan kapasitas air yang dihasilkan sebesar 36 liter air per detik.
Baca juga: Covid-19 di Manggarai Barat Tambah 60 Pasien Baru
"Dalam rencana kerja kami, khusus Labuan Bajo ada 2.500 sambungan langganan baru nantinya," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Bupati Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Edistasius Endi berharap, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Wae Mese II nantinya dapat memenuhi kebutuhan air di Labuan Bajo.
Hal tersebut disampaikannya dalam bupati yang akrab disapa Edi Endi itu saat meninjau pelaksanaan proyek SPAM bersama jajaran Perumda Wae Mbeliling, di Jembatan Wae Mese, Desa Watu Nggelek, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar, Rabu 10 Maret 2021.
Baca juga: Februari 2022, Dua Kasus Bunuh Diri di Kabupaten Manggarai Barat
"Nantinya Kapasitas air SPAM Wae Mese II mencapai 2×50 Liter/detik dan dipastikan dapat memenuhi kebutuhan air minum bersih kota Labuan Bajo," katanya.
Proyek demi menunjang pembangunan Labuan Bajo sebagai salah satu Kawasan Strategis Pembangunan Nasional (KSPN) tersebut dikerjakan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jendral (Ditjen) Cipta Karya Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II dengan PT Amarta Karya (Persero) II.
Proyek tersebut sedang dikerjakan dan diproyeksikan akan selesai pada 31 Desember 2021.
Menurutnya Edi Endi, kebutuhan air bersih untuk warga Kota Labuan Bajo wajib terpenuhi. Bahkan bahkan menurutnya, jika pembangunan proyek tersebut rampung, stok airnya bisa mencapai hingga 2040.
Baca juga: Polres Manggarai Barat Limpahkan Berkas Perkara Kasus Pencurian
Sehingga, lanjut mantan Ketua DPRD Kabupaten Mabar, hal itu mampu menjawab kegelisahan warga Labuan Bajo terhadap krisis air bersih.