Berita Pemprov Hari Ini
Ada Satu Kabupaten di NTT Capai 100 Persen Vaksinasi Tahap I
Sumba Barat berada di bawah Kota Kupang dengan capaian vaksinasi booster 4,50 persen diikuti Sumba Tengah 3,85 persen.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT mencatat cakupan vaksinasi Kabupaten Manggarai Barat telah 100 persen.
Messerasi Ataupah selaku kepala dinas terkait menyampaikan pencapaian vaksinasi di NTT per 1 Maret 2022 ini dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 1 Maret 2022.
Ia menyebut cakupan vaksinasi tahap pertama di Provinsi NTT kini telah mencapai 84,78 persen. Cakupan vaksin satu yang tertinggi adalah di Kabupaten Manggarai Barat yakni 100 persen.
Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Pemprov NTT Percepat Vaksinasi
"Tertinggi adalah Manggarai Barat dengan 100 persen, lalu Kota Kupang 99,66 persen, Manggarai 91,78 persen," sebut dia.
Sementara yang terendah adalah di Kabupaten Alor 73,38 persen. Flores Timur untuk vaksinasi tahap satu pun 74,79 persen dan di atasnya adalah Rote Ndao 75 persen pencapaian vaksinasi tahap pertama.
Tiga kabupaten ini terendah cakupan vaksinasi tahap pertama.
Baca juga: Warga Domisili Ende yang Dinyatakan Positif Covid-19 Dimakamkan di Boawae
Sementara untuk vaksinasi tahap dua tertinggi adalah Kota Kupang dengan cakupan 75,43 persen, kemudian diikuti Manggarai Barat dengan cakupan 67,41 persen, lalu Kabupaten Sikka dengan 67,37 persen.
Sementara tahap dua yang capaian paling rendah adalah Sumba Barat Daya dengan cakupan vaksinasinya 37,71 persen, lalu Malaka 40,71 persen dan Kabupaten Kupang 45,80 persen.
"Secara keseluruhan cakupan vaksin dua di Provinsi NTT Sebesar 53,88 persen," ujar Messe.
Baca juga: Ayah Dipenjara, Istri dan Anak Sakit, Begini Kondisi Terkini Keluarga Ahmad Aco di Nagekeo
Untuk cakupan vaksin ketiga di Provinsi NTT sebesar 2,18 persen, kata dia, sedangkan capaian tertinggi untuk vaksinasi ketiga atau booster di NTT adalah Kota Kupang dengan cakupan 5,07 persen.
Sumba Barat berada di bawah Kota Kupang dengan capaian vaksinasi booster 4,50 persen diikuti Sumba Tengah 3,85 persen.
Sementara cakupan vaksinasi ketiga yang rendah adalah Kabupaten Timor Tengah Selatan sebanyak 0,58 persen, kemudian Manggarai dengan cakupan 0,83 persen, lalu Sabu Raijua yang cakupannya 0,93 persen.
Menurut dia, perlu upaya percepatan untuk mencapai herd immunity di Provinsi NTT yaitu dengan kolaborasi dan koordinasi dengan berbagai pihak atau institusi termasuk jajaran TNI, POLRI, komunitas organisasi lokal, organisasi keagamaan dan pihak swasta.
Baca juga: Kuasa Hukum Astri-Lael Nilai Wajar Tindakan JPU Kembalikan Berkas Perkara Tersangka Randy
Selain itu, perlu intensifikasi pelayanan vaksinasi COVID-19 di fasilitas pelayanan kesehatan, dengan menambah jumlah hari pelayanan, jumlah sesi pelayanan per hari, waktu pelayanan masing-masing sesi, serta kuota sasaran yang dilayani per sesi nya.
"Menambah jumlah fasilitas pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan yang melaksanakan pelayanan vaksinasi COVID-19," kata dia. (*)