Berita Sikka Hari Ini

Akibat Hujan Lebat, Jembatan di Palue Sikka Ambruk, Akses Transportasi Dua Desa Putus Total

Hujan lebat terjadi wilayah Kecamatan Palue Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin 21 Februari 2022 hingga Selasa 22 Februrari 2022

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/HO-WARGA
Jembatan Oje Ubi di Palue Kabupaten Sikka yang ambruk, Selasa 22 Februari 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofri Fuka 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE  - Hujan lebat terjadi wilayah Kecamatan Palue Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin 21 Februari 2022 hingga Selasa 22 Februrari 2022 dini hari.

Akibatnya jembatan yang baru selesai dikerjakan pada Desember 2021 di Kecamatan Palue ambruk.

Data yang dihimpun POS-KUPANG.COM, menyebutkan jembatan yang ambruk ini diketahui bernama Oje Ubi Kecil  yang menghubungkan Desa Rokilole dengan Desa Nitung Lea. Akibat jembatan ambruk, akses transportasi kedua desa tersebut putus total.

Pejabat sementara Desa Rokilole, Benediktus Semba menjelaskan hujan lebat yang terjadi Senin 21 Februari 2022 membuat jembatan Oje Ubi ambruk.

Baca juga: Jembatan Ambruk, Sebuah Truk Nyaris Masuk ke Kali di Kelurahan Batuplat

Kata Benediktus, sementara, jembatan Oje Ubi besar tidak ambruk hanya penuh dengan material.

"Kalau jembatan Oje Ubi ambruk. Sementara kalau jembatan Oje Ubi besar tidak. Jembatan yang ambruk itu baru diselesaikan dikerjakan di Desember 2021 kemarin kalau tidak salah. Kalau jembatan Ojo Ubi besar masih aman. Hanya penuh dengan material," ujar Benediktus.

Ia mengaku jembatan Oje Ubi Kecil yang ambruk ini membuat akses transportasi kedua desa itu tersebut putus total. 

"Aktivitas masyarakat sekarang lumpuh total. Masyarakat saat ini hanya bisa jalan kaki," ujar dia.

Baca juga: Akibat Banjir Bandang di Lembata, Warga Ile Ape Minta Pemda Bangun 3 Jembatan

Ia juga mengaku, jalan sepanjang Desa Rokilole ke Desa Nitung Lea ini tidak bisa lagi dilewati masyarakat dengan menggunakan kendaraan roda dua. 

Hal ini dikarenakan sepanjang jalan itu penuh dengan material batu-batu besar. Warga sangat kesulitan.

"Sekarang warga jalan kaki semua. Sepanjang jalan penuh dengan material batu akibat longsoran . Sepanjang jalan ini hanya bisa dibersihkan dengan alat berat saja," ujarnya.

Ia berharap agar pemerintah Kabupaten Sikka segera turun ke Pulau Palue agar bisa melakukan perbaikan jembatan Oje Ubi Kecil dan melakukan pembersihan material di sepanjang jalan. 

"Kalau tidak dikerjakan. Maka aktivitas warga tidak bisa. Warga hanya bisa jalan kaki. Untuk kendaraan roda dua tidak bisa lewati," ujarnya.

Sementara warga Palue, Vinsensius mengaku pihaknya sudah melihat kondisi tersebut dan memang sudah tidak bisa digunakan lagi oleh warga.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved