Rabu, 27 Mei 2026

Berita NTT Hari Ini

Ketua Walubi Sebut Pernikahan itu Keputusan Besar

Menanggapi tinggal perceraian yang tinggi saat ini di NTT Ketua Walubi NTT menyebutkan pernikahan itu

Tayang:
Editor: Ferry Ndoen
POS-POS KUPANG.COM/RYAN NONG
Ketua Magabudhi Provinsi NTT, Indra Efendy. 

 Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Asti Dhema

POS-KUPANG.COM.KUPANG - Menanggapi tinggal perceraian yang tinggi saat ini di NTT Ketua Walubi NTT menyebutkan pernikahan itu adalah keputusan besar.

Kepada Pos Kupang, Ketua Walubi NTT,Indra Efendi pada Rabu,(16/2/2022) mengatakan 

"Pernikahan ini bukan kita main-main.Ini kan sebuah keputusan besar untuk menyatukan ego dari dua manusia ini kan bukan hal yang main-main. Bukan cuma ego pribadi yang menikah tetapi kan bisa dibilang dua keluarga yang ada di belakang mereka juga,"tegas Indra.

Info mengenai tingkat perceraian di kota Kupang tinggi sangat disayangkan. Indra mengatakan apakah pada awal menikah,kurang matang dalam mengambil keputusan, seharusnya memilih seorang pria atau wanita itu bisa dipertanggungjawabkan hingga akhir.

Baca juga: Striker Bajul Ijo Tak Percaya Persebaya Cuma Bermain Imbang 3-3 Saat vs 10 Pemain Persija Jakarta

"Info tingkat perceraian di kota Kupang ini tinggi itu sangat disayangkan apakah pada awal mereka menikah itu kurang matang dalam pengambilan keputusannya atau bagaimana, kalau di agama Budha bisa dibilang bahwa perceraian itu diharamkan atau apa,kembali kepada masing-masing sih walaupun tidak ada begitu tapi kalau memilih seseorang baik pria maupun wanita itu bisa dipertanggungjawabkan hingga akhir, seharusnya begitu,"jelas Indra.

Menurut Indra, orang Timur tidak seperti orang Barat yang mungkin jika sudah menikah itu urusan mereka sendiri namun di Timur menikah bukan cuma urusan dua orang melainkan urusan banyak orang.

"Kita kan orang Timur tidak seperti di Barat mungkin kalau sudah menikah itu urusan mereka tapi kalau kita di Timur ini kan itu bukan cuma urusan dua orang tapi urusan banyak orang, keluarga besar mereka,"terangnya.

Baca juga: Aji Santoso Akui Pemain Remehkan Lawan Laga Persebaya vs Persija Berakhir Imbang Skor 3-3

Indra mengatakan mungkin pengambilan keputusan yang kurang matang sehingga banyak terjadi perceraian saat ini.

"Artinya mungkin pada saat mereka mengambil keputusan itu kurang matang sehingga banyak terjadi perceraian saat ini,"ungkapnya.

Selaku pemuka agama,Indra dalam kotbah-kotbah berharap memilih pasangan sendiri bahwa mereka tahu dan cocok untuk mereka sendiri dan keluarganya.

"Kalau kami selaku pemuka agama artinya dalam kotbah-kotbah kami,kami berharap mereka menikah artinya mereka memilih sendiri bahwa mereka tahu bahwa ini adalah cocok untuk mereka sendiri dan cocok dengan keluarga mereka,"ungkap Indra.

Dia pun menambahkan pernikahan bukan hanya urusan dua orang tetapi juga penyatuan dua keluarga yang ada di di belakangnya seharusnya pernikahan itu bukan hanya main-main namun harus dipikirkan matang-matang.

"Karena pernikahan ini kan bukan cuma urusan dua orang tetapi juga penyatuan dua keluarga yang ada di belakang mereka kan. Ya seharusnya pernikahan itu bukan cuma main-main tapi harus dipikir matang-matang,"terang Indra. 

Indra berharap apa yang sudah dipersatukan bahkan sudah memilih sendiri pasangan seharusnya bisa langgeng hingga maut memisahkan.

"Kami sih berharap apa yang sudah dipersatukan bahkan sudah memilih sendiri pasangan ya seharusnya bisa langgeng untuk selamanya hingga maut memisahkan mereka,"tutupnya.cr16

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved