Berita Malaka Hari Ini

Harga Minyak Goreng di Kota Betun Malaka Belum Normal

Harga Minyak Goreng di Kota Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, masih belum normal

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/NOFRY LAKA
minyak goreng 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN-  Harga Minyak Goreng di Kota Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, masih belum normal.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Senin 14 Februari 2022 di salah satu pedagang ritel Kota Betun ditemukan harga minyak goreng bimoli per liter Rp 25.000 dan per lima liter Rp 115.000.

Pos Kupang mendata, minyak goreng bimoli per lima liter Rp 115.000. Minyak goreng khusus seperti minyak jagung golden bridge per liter Rp 77. 500.00, Tropicana Slim minyak jagung per liter Rp 73.500.00 dan 
minyak goreng gading sakti per liter Rp 16. 500.00.

Hal ini juga dibenarkan oleh Neta Karyawan di salah satu pedagang ritel di Kota Betun  ketika ditemui Pos Kupang.

Baca juga: Harga Minyak Goreng di Kabupaten TTU Perlahan Menurun

Kepala Bagian Perekonomian Setda kabupaten Malaka, Jose Louis menyatakan, khusus di Kecamatan Malaka Tengah pihaknya sudah melakukan sosialisasi tentang peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6 Tahun 2022 tentang harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng.

Bahwa, untuk minyak goreng curah itu dengan harga per satu liter Rp 11.500.00 yang kemasan sederhana Rp 13.500.00

Dan, untuk minyak goreng premium seperti bimoli dengan harga per liter Rp 14.00 dan per lima liter dengan harga Rp 70.000.

"Ini harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perdagangan, " katanya.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Normal - Terbatas. Maksimal Dua Liter Bagi Rumah Tangga

Hasil pantauan kita pada beberapa pedagang ritel di Kota Betun masih ada yang menjual dengan dengan harga yang tinggi. Dengan alasan pada umumnya yaitu minyak goreng itu masih stok lama. 

Sebelumnya, Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Malaka, Jose Louise, SH bersama tim melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko ritel modern di Kota Betun, Rabu (2/2/22) sekitar pukul 10.00 Wita.

Pantauan Pos Kupang, Jose Louise bersama tim sidak pertama ke sebuah pedagang ritel di Kota Betun itu, ternyata pihaknya masih menemukan harga minyak goreng yang mahal.

kebijakan pemerintah yang telah menetapkan harga minyak goreng murah, yaitu Rp 14.000 per liter.
Ritel itu menjual minyak goreng Bimoli sangat tinggi, yaitu Rp 29.000 per liter.

Dengan demikian, Jose langsung meminta pedagang ritel untuk segera menyesuaikan harga. Tidak boleh lagi menjual harga lebih tinggi dari harga Rp 14.000 per liter yang ditetapkan pemerintah pusat.

"Saya katakan, sejak 1 Februari 2022 pemerintah sudah menetapkan harga minyak goreng sebesar Rp 14.000 per liternya. Jadi harus disesuaikan," ujar Jose kepada Nata pedagang ritel di Kota Betun tersebut.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved