Senin, 27 April 2026

Berita NTT Hari Ini

Selain PLTS, PLN NTT Juga Gunakan Energi Terbarukan Lain Untuk Kelistrikan

elain menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya ( PLTS), PLN UIW NTT juga menggunakan energi terbarukan

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/HO-DOK.POS-KUPANG.COM
Kepala PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko saat sedang menjelaskan kegunaan ruang kontrol di Kantor PLN ULTG Kelurahan Maulafa Kota Kupang 

Laporan Kontributor POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Selain menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya ( PLTS), Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur ( PLN UIW NTT) juga menggunakan energi terbarukan lain untuk pemenuhan kebutuhan listrik di NTT.

Manager Komunikasi PLN UIW NTT, Ita Yupukoni, Rabu 2 Februari 2022 menjelaskan, PLN UIW NTT juga menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas (PLTP).

Terkait dengan jumlah dan sebaran, Ita mengaku tidak mengetahui secara detail sebab data itu berada pada bagian kinerja dan unit. Namun, dia menyebut PLTMH hanya berada di Pulau Sumba, sementara PLTP jumlahnya tersebar hampir di semua wilayah di Nusa Tenggara Timur.

Sebagai informasi, PLTMH merupakan teknologi yang memanfaatkan debit air yang ada di sekitar kita untuk diubah menjadi energi listrik. Caranya dengan memanfaatkan debit air untuk menggerakkan turbin yang akan menghasilkan energi mekanik.

Baca juga: Jokowi Perintahkan Kapolri Listyo Sigit Usut Tuntas Mafia Karantina bagi PPLN

Sebelumnya, pada 18 Januari 2022 lalu, GM PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko, mengatakan PLN mencatat PLTS di pulau Timor berada di Kabupaten Belu, dan Timor Tengah Utara (TTU), namun begitu ia mengaku potensi yang ada di Pulau Timor sangat banyak tergantung ketersediaan lahan yang mencukupi.

Selain itu, sebut Jatmiko, di pulau Flores tepatnya di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat juga berpotensi dibangun PLTS, bahkan saat ini sedang disusun kelayakannya untuk mendukung penyelenggaraan G20.

Direncakan pembangunan PLTS itu berkekuatan 2x15 mega Watt dibangun didarsh antara Golomori atau pada area kosong seluas 30 hektar. Nantinya, akan mencakup wilayah khusus Labuan Bajo.

PLN UIW NTT mencatat juga, PLTS milik  swasta berada di Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, Kabupaten Sika, Kabupaten Ende. PLTS ini dikelola oleh pihak swasta dan menyalurkan energi listrik ke wilayah setempat.

Baca juga: PLN NTT Catat 165.000 Rumah Warga Belum Dialiri Listrik

Sementara itu, untuk PLTS yang dimiliki PLN sendiri tersebar di 40 lokasi. Jumlah ini lebih dikhususkan pada daerah terpencil atau belum tersambung listrik negara. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved