Pembunuhan Ibu dan Anak
Warga Padati Aksi Peduli Kemanusiaan Jilid V Soal Kasus Astri dan Lael
pembunuh lebih dari dua orang, ada juga fakta dialog dua orang perempuan yang memperkuat adanya dalang dari pembunuhan itu.
Laporan Kontributor POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Warga Kota Kupang memadati taman Nostalgia dalam gelaran aksi kemanusiaan Jilid V yang digelar aliansi Peduli Kemanusiaan di Kota Kupang.
Selain panggung rakyat, ada juga diskusi ilmiah dan 1000 lilin.
Kegiatan itu digelar di Taman Nostalgia, Kota Kupang, Minggu 16 Januari 2022. Selain masa aksi yang ada, juga hadir warga Kota Kupang menyaksikan kegiatan itu.
Warga memadati lokasi ketika adanya penuturan Buang Sine dari TPFI NTT dalam kasus Astri Manafe dan Lael Maccabe melalui tayang video yang diputarkan.
Baca juga: Kakak Astri Manafe Sampaikan Permintaan Maaf, Ayah Randi Tak Membalas
Buang Sine menyampaikan setidaknya ada 4 fakta yang dalam kasus ini.
Buang Sine menyebut kalau fakta yang dikumpulkan telah diserahkan ke pihak penyidik Polda NTT pada 3 Januari 2022.
Dia berharap temuan itu bisa menjadi bahan bagi penyidik mengungkap fakta yang sebenarnya dalam kasus ini.
Baca juga: Riwayat Pendidikan Astri Manafe, Korban Pembunuhan Oleh RB di Kupang
Dalam sesi ini pun, warga yang sejak petang hari menunggu agenda tersebut kemudian berbondong-bondong masuk ke dalam tenda yang disiapkan.
Ketika Buang Sine menyampaikan itu, ada warga yang berteriak menyampaikan fakta yang telah ada harusnya bisa diungkap pelaku lain.
Buang Sine tidak bisa hadir ke lokasi kegiatan karena menurut aliansi untuk menjaga keamanan Buang Sine. Penyampaian Buang Sine dituturkan melalui rekaman video yang berdurasi hampir 7 menit.
Baca juga: Kapolda NTT Klaim Kasus Pembunuhan Astri dan Lael Akan Terungkap Terang Benderang di Persidangan
Buang Sine menjelaskan dalam temuan ada empat fakta yang ditemukan.
Fakta itu antara lain, rekaman percakapan dengan saksi SM yang menyebutkan pembunuh lebih dari dua orang, ada juga fakta dialog dua orang perempuan yang memperkuat adanya dalang dari pembunuhan itu.
Terdapat juga fakta lain yakni pesan dari ibu kandung tersangka Randi. Ada juga fakta lain yang mengatakan kalau ada upaya pembunuhan juga dilakukan terhadap tersangka Randi.
Baca juga: Kapolda NTT Irjen Setyo Budiyanto Sikapi Kasus Astri Lael, Anggap Beda Pendapat Hal Wajar
Upaya pembunuhan itu dilakukan dua kali namun karena bayaran yang mahal, rencana itupun batal dilakukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/aksi-peduli-kemanusiaan-jilid-v-saat-anggota-tpfi.jpg)