Breaking News:

Pembunuhan Mahasiswa Asal Alor, Polres Kupang: Tersangka Menyangkal Terlibat

Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung mengatakan, kasus pembunuhan itu terjadi pada Jumat 23 April 2021 lalu.

Editor: Alfons Nedabang
POS KUPANG.COM/HO
Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Anggota Polres Kupang Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menangkap seorang pria berinisial TD.

Dia diduga terlibat kasus pembunuhan seorang mahasiswa asal Kabupaten Alor, Aser Delpis Mapada (22).

Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung mengatakan, kasus pembunuhan itu terjadi pada Jumat 23 April 2021 lalu.

"Dia (TD) telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak 6 Januari 2022 lalu," kata Aldinan kepada sejumlah wartawan, Rabu 12 Januari 2022.

Baca juga: Randi Badjideh dan Istri Diperiksa Pakai Alat Deteksi Kebohongan

Meski telah ditahan, kata Aldinan, TD tetap menyangkal terlibat pembunuhan tersebut. Polisi, kata Aldinan, belum menemukan barang bukti pisau yang dipakai tersangka saat membunuh korban.

Ia menambahkan, berdasarkan pemeriksaan sementara, motif penganiayaan berujung pembunuhan itu karena korban hendak memukul teman TD.

Selain itu, korban juga memukul wajah TD dengan kayu. Sehingga, TD mengalami luka pada hidung dan bibir bagian atas.

Walaupun tersangka belum mengaku, pihaknya telah merampungkan berkas perkara dan sudah dilimpahkan ke jaksa untuk tahap pertama.

Baca juga: Begini Cara Kerja Lie Detector, Alat Pendeteksi Kebohongan Randi Badjideh dan Istri

"Dalam pemeriksaan mulai dari tingkat penyelidikan hingga penyidikan, tersangka TD tidak mengakui perbuatannya, tetapi penyidik mempunyai bukti yang kuat sehingga yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka," kata dia.

Selain menetapkan TD menjadi tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa kaos, celana pendek, serta penutup kepala milik korban dan tersangka. Halaman Selanjutnya Akibat perbuatannya, TD dijerat denganPasal.

Akibat perbuatannya, TD dijerat dengan Pasal 338 KUH-Pidana subs Pasal 351 Ayat (3) KUH-Pidana.

Baca juga: Viral Siswi Kota Kupang Isap Rokok Minum Sopi di Ruang Kelas, Ucap Mati di Bandar

Baca juga: Kepala SMKN 3 Kota Kupang Telusuri Siswi yang Isap Rokok Minum Sopi di Ruang Kelas

Baca juga: Siswi Isap Rokok Minum Sopi di Ruang Kelas, Kadis Pendidikan NTT: Menciderai Nama Baik Sekolah

Sebelumnya, bentrokan antara dua kelompok pemuda terjadi di Matani, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat sore 23 April 2021.

Akibatnya, seorang mahasiswa bernama Aser Delpis Mapada (22) tewas. Sedangkan dua warga Tadeus Wejo dan Fransiskus Tpoy, terluka.

"Korban meninggal akibat ditikam menggunakan senjata tajam. Sedangkan dua orang terluka akibat terkena lemparan batu," ungkap Kapolsek Kupang Tengah Iptu Elpidus Kono Feka, saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu 24 April 2021 lalu. (*/aca)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved