Rabu, 15 April 2026

Pembunuhan Ibu dan Anak

BREAKING NEWS: Polda NTT Kembali Periksa Istri Randi Badjideh

Ira merupakan istri Randi Badjideh, tersangka pembunuhan Astri dan Lael. Sedangkan Santy adalah sahabat Ira.

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Istri tersangka Randi Badjideh (baju biru), IU alias Ira menuju mobil setelah menjalani periksaan di Mapolsek Alak Polres Kupang Kota, Selasa 14 Desember 2021. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) dikabarkan kembali memeriksa IU alias Ira dan SM alias Santy, Senin 10 Januari 2022.

Keduanya diminta keterangan terkait kasus pembunuhan ibu dan anak, Astri Evita Suprini Manafe (30) dan Lael Maaccabee (1).

Ira merupakan istri Randi Badjideh, tersangka pembunuhan Astri dan Lael. Sedangkan Santy adalah sahabat Ira.

Selain Ira dan Santy, penyidik juga memeriksa Randi Badjideh.

Baca juga: Kejati NTT Kembalikan Berkas Perkara Pembunuhan Astri-Lael

Pemeriksaan tersangka dan saksi dibenarkan Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Senin malam.

Menurut Kombes Krisna, pemeriksaan dimulai Jumat 7 Januari 2022, meliputi pemeriksaan forensik, lie detector (pemeriksaan kebohongan).

"Sejak hari Jumat 7 Januari, Sabtu 8 Januari dan Senin 10 Januari telah dilakukan pemeriksaan forensik, lie detector terhadap tersangka dan tiga orang saksi," jelas Kombes Krisna melalui pesan WhatsApp.

Ia mengatakan, pemeriksaan terhadap dua saksi dilanjutkan besok, Selasa 11 Januari 2022.

Baca juga: Usung Dua Peti Mayat ke DPRD NTT, Aliansi Tuntut Keadilan Bagi Astri Lael

Pemeriksaan terhadap Ira bukan baru pertama. Sebelumnya, telah tiga kali menjalani pemeriksaan

Pada Selasa 14 Desember 2021 lalu, Ira menjalani pemeriksaan di Mapolsek Alak Polres Kupang Kota.

Usai pemeriksaan sekitar 2 jam oleh penyidik, Ira bungkam. Dia bergegas menaiki mobil, tak mau menjawab pertanyaan wartawan.

Ira menumpang mobil Toyota Fortuner warna hitam, tiba di Mapolsek Alak sekitar pukul 11.15 Wita. Guru SMP Negeri 5 Kota Kupang ini memakai baju dan celana panjang warna senada, biru.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Astri dan Lael, Aliansi Bakar Peti Jenazah di Depan Mapolda NTT

Selain tas tangan, Ira membawa botol ungu berisi air. Rambutnya yang panjang dan dicat pirang dibiarkan terurai. Ira datang ditemani sejumlah pria.
Turun dari mobil, Ira langsung masuk ruang pemeriksaan.

Dia terpantau keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 13.20 Wita. Saat diberondong pertanyaan oleh wartawan, dia menolak menjawab.

"Sonde (tidak) usah sa," ujar seorang pria berbadan besar yang mendampingi Ira.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved