Berita Manggarai
Buku Bunga Rampai Mengenang Pater Servulus Isaak Resmi Diluncurkan
Buku Bunga Rampai Mengenang Tokoh Pater Servulus Isaak, SVD, Penerbit Unika St Paulus Ruteng 2021 diluncurkan
Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
Dalam kegiatan itu juga dilakukan bedah buku tersebut. Pembedahan buku tersebut dengan menghadirkan pembedah 1 Pater Dr Paulus Tolo, SVD (Provinsial SVD Ruteng) dan Pembedah 2 Pius Rengka, SH.,M.Sc (akademisi dan Praktisi/Staf khusus Gubernur NTT), Editor Dr Marsel R Payong, M.Pd (Direktur Perennial Institute) dengan moderator Adrianus Nabung, S.Fil.,M.Pd.
Dr Marianus mengatakan, bedah buku tersebut dengan tujuan untuk masyarakat tercerahkan dengan hadirnya buku itu, agar literasi buku teks itu tetap muncul sambil tetap mengimbangi literasi-literasi digital.
Tujuan lain, jelas Dr Marianus, hasil penjualan buku akan disumbangkan kepada kaum Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Manggarai Timur.
"Dan syukur puji Tuhan hari ini saat peluncuran buku ini laku terjual sebanyak sebanyak Rp5 juta dan semuanya diperuntukan kepada ODGJ-ODGJ di Manggarai Timur,"ungkapnya.
Adapun uang hasil penjualan buku itu langsung diserahkan oleh dr Marianus kepada Relawan Kelompok Kasih Insanis (KKI) selaku relawan peduli ODGJ, Markus Makur.
Markus Makur, wartawan Kompas ini kepada POS-KUPANG.COM, menyampaikan terima kasih banyak kepada Perennial Institute/Lembaga Unika St Paulus Ruteng serta semua pihak yang telah dengan caranya masing-masing menciptakan buku kenangan Pater Servulus Isaak dan hasil penjualanya diabdikan untuk ODGJ-ODGJ di Manggarai Timur.
Menurut Markus, Perennial Institute merupakan lembaga yang pertama memberikan donasi melalui penjualan buku itu. Uang hasil penjualan buku yang diserahkan oleh Perennial Institute kepada KKI tersebut diserahkan kembali ke Provinsial SVD Ruteng untuk selanjutnya dibelanjakan kebutuhan dalam bentuk barang untuk ODGJ.
Markus mengatakan, pihaknya bergelut sebagai relawan ODGJ sudah berlangsung sejak 2017 lalu atau sudah 5 tahun lamanya. Pihaknya mengunjungi ODGJ, mendamping, mendengarkan cerita keluarga, dan juga sebagai wartawan pihaknya menuliskan dalam bentuk berita.
Dikatakan Markus, selama 5 tahun itu pihaknya juga selalu melakukan koordinasi dan kerja sama dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan dan sejumlah anggota DPRD yang mempunyai perhatian dan kepedulian terhadap ODGJ.
"Bersyukur selama 5 tahun terkait kepedulian kesehatan jiwa ini semakin menanjak di Manggarai Timur. Dengan adanya ketersediaan obat di Puskesmas-Puskesmas, pelatihan Nakes, Magang dari hasil advokasi dari relawan KKI,"ungkapnya.
Markus juga mengatakan, berdasarkan data yang diperoleh pihaknya saat ini ODGJ yang lepas pasung sekitar 26 orang. Sedangkan data ODGJ secara keseluruhan berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan sebanyak 619 orang.
Adapun yang diundang dalam kegiatan bedah buku ini juga berasal dari berbagai latar belakang profesi seperti guru, dosen, mahasiswa, birokrat, politisi, jurnalis, aktivis, pastor, tokoh masyarakat, dan biarawan/wati.
Kegiatan peluncuran buku ini didukung oleh Unika St Paulus Ruteng, Lembaga Perennial Institute, Bank NTT, Stefanus Gandi Family, Lembaga Politician Academy, Caffee for Rest, Cakrawala NTT, Ciko (Cenggo Inung Kopi Online), The Alecto Band, Kopi Tuk, dan Kelompok Kasih Insanis ODGJ. (*)