Berita Sumba Timur
Bank NTT Luncurkan Pembayaran Pajak Daerah Online di Sumba Timur, Begini Simulasinya
Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT meluncurkan implementasi pembayaran pajak daerah secara
Penulis: Ryan Nong | Editor: Ferry Ndoen
"Ketika sudah ada aplikasi orang dimana bisa bayar pajak, saya optimis di 2022 bisa berjalan baik. Selain itu entri data harus menjadi hal yang sangat penting. Validasi data berkaitan dengan BPTP harus terus dilakukan oleh Bapenda di seluruh kecamatan. Validasi siapa bisa melihat, yang mampu harus bayar, tapi yang tidak kita gratiskan," ujar Bupati Praing.
"Kita bersyukur, kita harus bisa melakukan hal yang bisa memberi manfaat bagi masyarakat. Saya berharap pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, pemimpin agama, menjadi penggerak digitalisasi keuangan di daerah ini," tambah dia.
Pada kesempatan itu, Bupati Praing juga menyampaikan ucapan Terima kasih kepada pihak Bank NTT yang terus memfasilitasi dan mendukung pembangunan di daerah termasuk Kabupaten Sumba Timur.
Sementara itu Direktur Dana & Treasury Bank NTT, Yohanis Landu Praing menjelaskan dengan pembayaran online diharapkan akan meningkatkan pendapatan daerah.
"Harapan kami, dengan launching, akan ada peningkatan PAD yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Terima kasih atas dukungan stakeholder bank NTT untuk wruh berkembang," kata Yohanis yang didampingi Kepala Kantor Cabang Bank NTT Waingapu, RB. Umbu Eda.
Ia menjelaskan, Kegiatan launching itu telah direncanakan sejak awal tahun 2021 namun terbentur sistem, yakni vendor pembayaran pajak secara online. Selain launching pembayaran PBB P2 pada saat ini, Bank NTT juga akan mendukung P bayaran pajak online termasuk 9 jenis pajak daerah.
"Ke depan bulan Januari, beberapa pajak yang akan kita kerjakan, dengan itu akan meningkatkan pendapatan daerah. Termasuk 9 jenis pajak dan toping box untuk rumah makan dan restoran," kata dia.
Menurut Yohanis, dengan dukungan tersebut maka akan tercipta keselarasan visi misi Bank NTT dengan visi misi Provinsi dan kabupaten kota. Hal itu dikatakannya karena Inklusi keuangan yang sedang dlakukan merupakan bagian dari pprogram kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah. "Kami yakin ada peningkatan, dengan adanya launching peningkatan pajak akan sangat signifikan," ujar dia.
Selain agenda soft launching, Yohanis juga menyebut pihaknya melakukan roadshow rangka Natal dan Tahun Baru dengan melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan kepada gereja, pengobatan gratis donor darah, pembanguan qris serta pemeriksaan kesehatan gratis. (hh)