Berita Kupang
Dipimpin Danrem 161/WS, Senjata Api Jenis Springfield Dimusnahkan
Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo selaku Dankolakops RI-RDTL Sektor Barat d
Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM | KUPANG- Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo selaku Dankolakops RI-RDTL Sektor Barat dan Sektor Timur Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, S. I. P., M. M., memimpin pemusnahan senjata api dengan seluruh tamu undangan yang merupakan senjata hasil penggalangan selama sembilan bulan.
Pemusnahaan jenis Springfield itu berlangsung di Lapangan Hitam Mako Lantamal VII/Kupang, Kamis 25 November 2021 kemarin.
Komandan Korem menjelaskan, Batalyon Satgas Pamtas RI-RDTL yaitu Yonarmed 6/TN Divisi 3 Kostrad mendapatkan 225 pucuk senjata api rakitan jenis Springfield, 17 pucuk jenis Laras Panjang, 24 Pucuk jenis Laras Pendek.
Ada juga munisi meriam 120 mm 1 Butir, munisi GLM 40 mm 8 Butir, munisi Kal 9 mm 56 Butir, munisi kaliber 7,62 mm 1.409 Butir, munisi kaliber 5,56 mm 58 Butir.
Baca juga: Siswa SD Negeri TDM Kota Kupang Terima Bantuan Beasiswa PIP Aspirasi dari Andre Parera
Selain itu, bahan peledak terdapat granat jenis manggis 2 Buah, granat jenis asap 1 buah, munisi TP 1 butir, munisi RPG 1 butir. Dan magasen G3 5 buah, magasen M16 1 buah dan Tas magasen 4 buah.
Sedangkan dari Yonif 742/SWY yaitu senjata api Jenis Springfield rakitan 54 pucuk, senjata api jenis laras panjang 4 pucuk, senjata api jenis laras pendek 13 pucuk.
Serta munisi kaliber 5,56 mm 25 butir, munisi kaliber 7.62 mm 537 butir, munisi kaliber 9 mm 77 butir, munisi kaliber 30 M1 Carabine 38 butir. Terdapat juga bahan peledak munisi Mortir 60 Comando 2 buah, magasen 1 buah, HT Jenis icom IC 2N+Antene 1 set.
"Jadi, semua senjata dan bahan peledak yang diperoleh dari warga eks Timor Timur yang diberikan secara sukarela kepada kedua Satgas," paparnya.
Komandan Korem 161/WS mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat NTT khususnya di Wilayah Perbatasan baik Sektor Barat maupun Sektor Timur yang sudah membantu anggota melaksanakan penugasan mengamankan perbatasan.
Dia berharap juga dengan pergantuan prajurit yang baru, masyarakat dan TNI tetap melakukan tugas dan saling menjaga.
"Saya mengharapkan masyarakat tetap melaksanakan kegiatan membantu dan manunggal dengan Pamtas yang ada saat ini," tandasnya.
Brigjen TNI Legowo dalam kesempatan itu, melepas satgas pamtas RI- RDTL. Ia menyebut Yonif 742/SWY dan Yon Armed 6 divisi 3 Kostrad masing-masing ada 400 orang dan hari ini sudah dilakukan pelepasan.
"Kemudian kemarin selama 3 hari pergantian sudah dilaksanakan dari 2 Batalyon ini digantikan oleh 1 Batalyon yang jumlahnya 500 orang dibagi dua yaitu Sektor Barat dan Sektor Timur, yang menggantikannya adalah Batalyon Infanteri 743/PSY yang berada di Wilayah Korem 161/Wirasakti," ungkapnya.
Ia menerangkan, seperti satgas sebelumnya yang dicintai masyarakat setempat, pergantian ini juga harus mengikuti apa yang sudah dikerjakan sebelumnya. Untuk itu, prajurit harus melaksanakan dua operasi yakni operasi militer perang dan operasi militer selain perang.
Ia mencontohkan, merenovasi rumah ibadah dan rumah warga yang tidak layak huni, serta aksi sosial lainnya harus dilakukan satgas pamtas.
"Melaksanakan penghijauan dan menyediakan air bersih dengan Program dari Korem maupun Kodam yaitu Pompa Hidram, memindahkan dan mengalirkan air dari bawah sampai ke atas dengan Teknologi Hidram," tutup dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/komandan-korem-danrem-161wira-sakti-brigjen-tni-legowo.jpg)