Selasa, 14 April 2026

Tips Sehat

Serang Sistem Pencernaan, Kenali Gejala Penyakit Kolera dan Cara Mengobatinya

Kolera adalah penyakit infeksi serius yang mengganggu sistem pencernaan dan dapat menyebabkan diare parah serta dehidrasi.

Editor: Eflin Rote
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
gejala penyakit kolera 

Pada kondisi epidemik, sumber kontaminasi seringkali adalah feses dari orang yang sedang terinfeksi dan terbawa ke makanan dan minuman sehingga dapat menyebar ke orang banyak.

Penyakit ini umumnya tidak dapat tersebar dari orang ke orang, sehingga kontak fisik dengan pengidap bukan merupakan risiko terinfeksi kolera.

Faktor risiko terjangkitnya kolera, antara lain sanitasi yang buruk dan kelompok ekonomi sosial menengah ke bawah.

Baku emas untuk mendiagnosis kolera, yaitu dengan kultur feses untuk mengetahui dengan pasti bakteri penyebab diare adalah Vibrio cholerae.

Pada daerah dengan fasilitas laboratorium yang terbatas, penggunaan Crystal VC dipstick rapid test sebagai alternatif.

Penanganan Kolera

Penanganan kolera mencakup penggantian cairan sesegera mungkin dibarengi dengan penggantian elektrolit.

Penanganan dengan diberikan solusi rehidrasi oral (ORS), yaitu campuran gula dan garam yang dilarutkan dalam 1 liter air dan diberikan dengan jumlah yang banyak tergantung tingkat keparahan dehidrasi.

ORS tersedia dalam bentuk kemasan.

Pada kasus yang berat, diperlukan penggantian cairan dan elektrolit melalui vena (infus).

Dengan penanganan rehidrasi yang tepat, tercatat kematian karena kolera mencapai angka lebih rendah dari 1 persen. 

artikel kesehatan lainnya

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul 5 Gejala Penyakit Kolera, Kenali Penyebab Penyakit Kolera dan Pengobatannya

Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved