Berita Sikka

Ba'Pikir Datangi Kejari Sikka Tuntutan Penuntasan Kasus Perdagangan Orang

Ba'Pikir Mendatangi Kejari Sikka dan Polres Sikka dengan Tuntutan Penuntasan Kasus Perdagangan Orang

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
DEMO-Ba'Pikir melakukan aksi demo di Kejari Sikka, Selasa, 1 November 2021 siang minta penuntutan kasus perdagangan anak. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE-Peserta aksi demi yang tergabung dalam aksi ini berasal dari Lembaga Advokasi dan Pendidikan Kritis (Ba’Pikir) Maumere seusai mendatangi Polres Sikka, mereka juga mendatangi Kejari Sikka guna menuntut persoalan kasus dugaan tindak pidana perdagangan pada 4 tempat hiburan malam (THM) agar diseleaaikan.

Tuntutan peserta ini disampaikan di depan Kajari Sikka, Fahmi, S.H, M.Hum dan jajarannya saat menerima pendemo.

Kepada Kejaksaan Negeri Sikka dan Kejaksaan Tinggi NTT, mereka menuntut agar kejaksaan sungguh-sungguh terpenuhinya unsur-unsur TPPO dalam kasus perdagangan orang karena  tim dari Truk-F telah melakukan interview terhadap semua saksi korban termasuk 4 yang melarikan diri tersebut sebelum Tim Penyidik Polda NTT resmi melakukan.

Tim Penyidik Polda NTT melakukan pemeriksaan  terhadap 13 saksi korban yang tersisa Tim Truk-F ikut menyaksikan secara resmi dan saksama.Data-data petunjuk dari keterangan saksi ini kemudian kami (Tim dari Truk-F dan Gabungan Aktivis HAM) melakukan analisis berdasarkan ketentuan 2 UU No. 21 Tahun 2007 tentang TPPO.

Baca juga: 2 Terdakwa Narkotika Jalani Persidangan di PN Maumere, Ini Penjelasan Jaksa Kejari Sikka

"Atas dasar keberadaan kami semua, maksud dan tujuan aksi serta cerita dan permasalahan yang telah kami uraikan tersebut di atas hanya satu sikap dan harapan kami.Sikap mendukung sepenuhnya Kejaksaan untuk melakukan penegakan hukum terhadap kasus ini berdasarkan pasal yang sesuai dengan fakta-fakta peristiwa (TPPO) agar tujuan kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan dapat terwujud demi pemberantasan TPPO di Kabupaten Sikka," ujar pendemo melalui tuntutan kepada Kejari Sikka.

Mereka pun berharap apabila berkas kasus ini telah dilimpahkan kepada Kejaksaan untuk dilakukan penuntutan, mohon dilakukan evaluasi agar benar-benar ancaman hukumannya disesuaikan dengan fakta peristiwanya (TPPO).

Kejaksaan Negeri Sikka dapat berjuang bersama Ba'Pikir agar proses penututan kasus ini dilakukan di Pengadilan Negeri maumere sesuai lokus deliknya.

Kajari Sikka, Fahmi, S.H, M.Hum usai menerima aksi mengatakan, tuntutan massa aksi akan diteruskan ke Kejati NTT, pasalnya yang menangani kasus ini adalah jaksa di Kejati NTT.

"Tuntutan ini akan kami sampaikan ke Kejaksaan Tinggi NTT karena perkara ini ditangani oleh Polda NTT dan berdasarkan asas kesetaraan ya SPDP dan penelitiannya ada pada Kejati NTT," terang Fahmi.

Karena itu, Kajari Fahmi meminta agar seluruh elemen warga agar mendukung pihak Polda NTT dan Kejati NTT agar penanganan perkara ini dapat dituntaskan lebih cepat. (*)

Baca Berita Sikka Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved