Opini Pos Kupang
SEE THE BIG PICTURE
Ini musim mangga jadi biar beta (saya) mulai dari mangga sa (saja). Orang yang tanam dan piara mangga akan menghargai buah mangga
Apalagi yang ada di national olympic body alias KONI. Janganlah jadi tempat menumpuk pejabat, melainkan harus profesional yang mengerti sports bussiness dan konstelasi sports nasional maupun dunia. Persoalan sports kita bukan sekadar persoalan single layer seperti gizi atau bakat. Sukses tak suksesnya olahraga dipengaruhi oleh aspek multi layer.
Selain itu, yang bisa memanage olahraga bukan cuma mantan olahragawan saja. Itu masalah managemen, bukan masalah keahlian di arena. Kita butuh manager, kita butuh wartawan, kita butuh pelatih, kita butuh sales, kita butuh fund raiser, kita butuh motivator dan seterusnya dalam olahraga.
Yang tidak kita butuhkan adalah tukang nampang, tukang bohong (mengaku mengerti olahraga padahal tidak mengerti) apalagi tukang pancuri mangga alias yang mau dapat enaknya saja dari keberhasilan atlet. Katanya mau go internasional tapi omong Inggris saja belepotan.
Mari kita jadikan ajang PON kali ini sebagai ajang evaluasi menyeluruh dan kolektif terhadap pembinaan olahraga kita. Kasus Seran dan kasus Ndapataka yang keduanya memicu kemarahan publik, adalah bukti publik mempunyai keprihatinan dan mau yang terbaik.
Maka politisi dan pengambil kebijakanpun mulai pikir-pikirlah, untuk tidak saja berebut posisi di induk-induk olahraga dan KONI tetapi berpikir untuk bagaimana investasi bidang olahraga harus dilakukan secara sadar dan serius. Kalau bisa alokasi APBD untuk olahraga. Atau melibatkan sektor bisnis secara serius. Jangan sampai terjadi uang tiket saja atlet harus berhutang. (*)
Baca Opini Pos Kupang Lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/logo-pos-kupang.jpg)