Breaking News:

Berita TTS

54 Korban Keracunan Makanan Bermalam di Puskesmas Panite Kabupaten TTS

Peserta yang mengkonsumsi nasi ikan mengalami gejalah keracunan makanan sedangkan yang mengkomsumsi nasi ayam dan telur

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/DION KOTA
Nampak korban keracunan makanan sedang dirawat di Puskesmas Panite 

Melihat kondisi pasien yang terus membaik kemungkinan besar pasien keracunan makanan sudah bisa diijinkan pulang pada esok, Selasa 5 Oktober 2021.

Terkait penyebab keracunan makanan, dr. Vinolia mengatakan, kuat dugaan penyebab kasus keracunan tersebut adalah ikan yang dikonsumsi para korban

Baca juga: BLT di Desa Teas Kabupaten TTS Cair Lima Tahapan

. Sampel ikan sendiri sudah dibawa tim dari Dinkes TTS guna diperiksa di laboratorium di Kupang.

"Untuk memastikan penyebab keracunan tersebut maka sampel makanan yang dikonsumsi para korban sudah dibawa oleh tim dari Dinkes TTS guna dilakukan pemeriksaan laboratorium," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, 54 Pelajar yang mengikuti kegiatan asesment nasional berbasis komputer (ANBK) di SMP Negeri 1 Amanuban Selatan, Senin 4 Oktober 2021 mengalami gejalah keracunan usai menyantap nasi ikan yang dibeli di salah satu warung.

Para korban yang mengalami gejalah keracunan saat ini sedang dirawat di Puskesmas Panite. 

Camat Amanuban Selatan, Jhon Asbanu membenarkan adanya kasus keracunan yang terjadi di SMP Negeri 1 Amanuban Selatan.

Baca juga: Pengumuman P3K di Kabupaten TTS Ditunda

Kasus keracunan ini terjadi usai para korban menyantap nasi ikan di salah satu warung di wilayah Amanuban Selatan.

Para korban yang mengalami gejalah keracunan langsung dibawa ke Puskesmas Panite guna mendapatkan pertolongan medis.

"Ada 36 pelajar yang saat ini dirawat di Puskesmas Panite. Enam korban dengan keluhan sedang dan 30 kroban lainnya dengan keluhan ringan," ungkap Jhon melalui sambungan Telepon.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved